Telkom: Manado jadi pintu gerbang internet internasional
Ilustrasi logo resmi Telkom Indonesia © 2015 telkom.co.id
Techno.id - Direktur Utama PT Telkomsel, Ririek Adriansyah mengatakan bahwa kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulawesi) akan menjadi salah satu pintu gerbang internet bagi dunia internasional. Bagi Ririek, Manado memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki di kota-kota lainnya.
-
Telkomsel gerak cepat hadirkan layanan 4G di Manado Telkomsel mempercepat pengadaan layanan 4G di kota Manado, Sulawesi Utara.
-
70 hingga 80 persen wilayah Manado dapat layanan 4G Telkomsel Layanan 4G Telkomsel di Manado akan dikembangkan terus sehingga semua masyarakat Sulut bisa menikmati layanan ini.
-
Batam bakal jadi penghubung jaringan komunikasi global Dengan begitu, hal ini dapat mengantisipasi permintaan kapasitas yang sangat besar sampai satuan Gbps (Giga bit per second).
"Manado memiliki keistimewaan tersendiri, sehingga layanan 4G dijadikan prioritas di daerah tersebut karena ke depannya akan dijadikan sebagai salah satu pintu gerbang internet yang langsung terhubung dengan Amerika Serikat," ujarnya.
Dalam sebuah pernyataannya, kemarin, Ririek mengatakan jika pihaknya berniat menjadikan kota Manado sebagai pintu internet bagi dunia internasional kedua setelah Batam. Bila terealisasi, ia mengklaim jika akses internet di kota Manado bakal tidak memiliki hambatan.
"Di kota Manado, kami akan bangun jaringan fiber optic menuju Guam dan Amerika Serikat. Namanya South East Asia - United States (SEA-US), yang merupakan konsorsium kontrak kerja sama pembangunan sistem kabel bahwa laut internasional yang menghubungkan Indonesia dengan belahan Timur hingga Amerika," paparnya.
Untuk merealisasikannya, Telkom dikatakan akan bekerja sama dengan anak perusahaan PT Telekomunikasi Internasional (Telin). Sementara itu, operator telekomunikasi yang juga berada di bawah naungannya, Telkomsel akan menopang dengan memaksimalkan sektor jaringan 4G LTE.
"Diharapkan selesai pada pertengahan tahun 2017. Soal investasinya, itu semua ada di Telkom. Kita hanya membantu soal layanan 4G," terang Ririek.
BACA JUGA :
(brl/red)