Inikah saat yang tepat untuk berhenti pakai ponsel BlackBerry?

Ilustrasi ponsel BlackBerry © 2015 BlackBerry
Techno.id - Beberapa hari lalu, tersiar kabar bahwa BlackBerry telah membantu pihak Kepolisian Kanada untuk mengintersep dan mendekripsi lebih dari 1 juta pesan terenkripsi yang dikirim lewat BlackBerry Messenger (BBM). Menurut laporan TheVerge.com (14/04/16), aktivitas ini sudah dilakukan pada 2010 sampai 2012 untuk kepentingan investigasi kriminal.
Ini adalah suatu hal yang ironis, mengingat BlackBerry selama ini disebut sebagai satu dari segelintir smartphone yang aman. Bahkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun memakai ponsel BlackBerry, bukan Android atau iPhone yang dibuat oleh AS sendiri. Namun nampaknya, jaminan keamanan itu tak berlaku kalau BlackBerry sedang berhadapan dengan pemerintah.
-
Security Summit BlackBerry bisa ditonton secara streaming Acara ini bakal dihelat pada Kamis (23/07/15) esok.
-
Perangkat mobile ternyata lebih mudah diretas BlackBerry: Sejumlah kebocoran data di perusahaan banyak terjadi melalui perangkat mobile
-
Masa depan BlackBerry dipasrahkan pada Android BlackBerry sudah memilih Android untuk melanjutkan roda kepemimpinan.
John Chen, sang CEO, mengakui keterlibatan BlackBerry dalam hal ini. Akan tetapi dalam pernyataannya yang diunggah di blog resmi BlackBerry (18/04/16), Chen menilai hal ini masih berada di tahap wajar dari prinsip akses mereka. Prinsip ini selaras dengan apa yang sudah Chen ucapkan tahun lalu, bahwa perusahaan teknologi harusnya memberikan akses ketika diminta, terlebih oleh pemerintah.
John Chen, CEO Blackberry
2015 huffingtonpost.ca
Dalam tulisan itu, Chen turut mengklaim jika BlackBerry Enterprise Server (BES) sama sekali tidak dilibatkan dalam hal ini. Bahkan software yang tertanam di ponsel BlackBerry tersebut tetap tidak punya akses backdoor dan masih layak dibilang sebagai platform mobile teraman saat ini.
Namun perlu dipahami, jika apa yang dilakukan oleh BlackBerry ini berseberangan dengan prinsip Apple. Perusahaan Cupertino itu begitu gigih memperjuangkan enkripsi dan menolak permintaan FBI untuk meng-unlock iPhone pelaku teror San Bernardino. Tim Cook meyakini permintaan FBI tersebut terlalu berbahaya dan bisa mengancam privasi user.
RECOMMENDED ARTICLE
- BBM LIFE, cara BlackBerry manjakan user Indonesia dalam satu channel
- BlackBerry kembali janjikan dua smartphone baru berbasis Android
- Asyik nih, BBM izinkan user batalkan chat yang telah terkirim
- Bisnis ponsel tak menguntungkan, Blackberry fokus ke bisnis hardware
- BlackBerry disarankan fokus ke piranti lunak saja
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024