LG jalin kerja sama dengan Nokia soal hak kekayaan intelektual

Ilustrasi logo Nokia © 2015 techno.id
Techno.id - Predikat produsen ponsel legendaris yang melekat di Nokia bisa jadi tidaklah berlebihan. Pasalnya, meskipun produsen asal Swedia ini telah diakuisisi Microsoft dan tak lagi membuat ponsel, hak kekayaan intelektual berupa portfolio hasil karya Nokia terbukti masih diminati oleh vendor lain hingga sekarang.
Hal ini baru saja dibuktikan oleh Nokia melalui pengumumannya bahwa salah satu raksasa telekomunikasi Korea Selatan, LG Electronics, telah menyetujui sejumlah lisensi hak paten yang dimiliki oleh Nokia. Pengumuman tersebut menyebutkan, sebanyak kurang lebih 60 lisensi yang di dalamnya terdiri atas ponsel 2G, 3G, dan 4G milik Nokia telah diakuisisi oleh LG.
-
Nokia ingin 'mitra kelas dunia' untuk ponsel masa depannya Nokia secara resmi akhirnya mengumumkan bahwa pihaknya akan kembali memproduksi dan menjual ponsel dengan 'mitra kelas dunia' baru
-
Nokia mengganti desain logo setelah hampir 60 tahun dipakai, tampilan lebih simpel dan minimalis Nokia membuat gebrakan dengan cara mengubah logo mereka dengan tampilan yang baru.
-
Siapkan strategi bisnis dan identitas baru, Nokia ubah logo ikonik Perusahaan ini lebih fokus pada digitalisasi industri
Lebih jauh, kedua belah pihak bahkan telah membeberkan rincian keuangan dari kesepakatan tersebut. Baik Nokia maupun LG Electronics sama-sama meyakini bahwa perjanjian ini akan mendatangkan keuntungan yang adil bagi kedua belah pihak.
"Kami sangat senang menyambut LG Electronics untuk program lisensi kami. Kami telah bekerja secara konstruktif dengan LG Electronics dan sama-sama menyetujui pendekatan yang saling menguntungkan. Perjanjian ini juga akan menentukan tempat untuk kerja sama lebih lanjut di masa depan," jelas Ramzi Haidamus selaku Presiden Nokia Technologies seperti dikutip AndroidAuthority (16/05/2015).
Dengan adanya perjanjian ini, maka LG Technologies ialah perusahaan telekomunikasi pertama yang telah mengambil bagian dalam program lisensi Nokia sejak diakuisisi oleh Microsoft.
RECOMMENDED ARTICLE
- Jam tangan pintar Microsoft Moonraker ternyata karya Nokia
- Belum menyerah dengan featurephone, Microsoft rilis lagi Nokia 105
- Nokia N1 Android menyapa penggemar Taiwan dengan harga Rp 3,5 juta
- Nokia bersiap lakukan 'perampingan' untuk divisi teknologi
- Ingin penampilan berkelas? Segera miliki smartphone berikut ini!
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024