Memudahkan penyandang disabilitas, ini 5 fitur terbaru yang ada di iOS 17 dan Pad OS 17

foto: Twitter.com/AR7
Techno.id - Sudah banyak rumor yang beredar tentang iOS 17. Berbagai fitur yang dibawanya tentu ditunggu-tunggu. Berdampingan dengan macOS 14, watchOS 10, dan iPadOS 17, iOS17 akan resmi diperkenalkan pada Juni dalam versi beta.
Dari berbagai rumor itu, tidak banyak nampaknya fitur mayor yang ditambahkan. Ini karena Apple dilaporkan lebih banyak memfokuskan inovasinya ke realityOS, sistem operasi untuk mixed-reality headset.
-
5 Fitur aksesibilitas iOS 18 dan iPadOS 18 yang dirancang untuk disabilitas dan cara mengaktifkannya Deretan fitur ini dirancang untuk membantu pengguna penyandang disabilitas fisik
-
11 Fitur baru iOS 17 yang akan rilis bulan Juni mendatang, ada update di Dynamic Island iOS 17 akan didesain agar mendukung dengan device lain terutama perangkat AR/VR yang tengah dikembangkan Apple.
-
Kamu sekarang dapat mengontrol iPhone atau iPad menggunakan mata, begini caranya Fitur ini sebenarnya dirancang khusus untuk mengakomodasi orang-orang dengan disabilitas fisik
Satu hal yang resmi dari kabar bocoran fitur terbaru iOS 17 dan juga iPadOS 17, Apple akan memberikan tambahan fitur yang akan memudahkan pengguna disabilitas.
Pengumuman itu disampaikan beberapa hari menjelang tanggal 18 Mei yang diperingati sebagai Hari Kesadaran Aksesibilitas Dunia yang ke-12. Fokus dari peringatan itu sendiri untuk memberikan aksesibilitas digital yang merata pada penyandang disabilitas.
Terdapat lima fitur sejauh ini yang menjadi tambahan dan memiliki fungsi untuk membuat komunikasi penyandang disabilitas akan mendapatkan kemudahan. Berikut techno.id telah merangkum dari XDA-Developer pada Jumat (19/5), berikut detail paparan fitur-fitur tersebut.

5 Fitur terbaru di iOS 17 dan Pad OS 17
foto: freepik.com
1. Assistive Accsess
Fitur ini nantinya dikhususkan untuk pengguna disabilitas kognitif/intelektual. Apple secara khusus menyatakan jika Assitive Accsess merupakan fitur yang telah dikonsultasikan dan diberi masukan oleh penyandang disabilitas tersebut. Assistive Accsess hadir menyederhanakan interface iOS dan iPadOS agar komunikasi, berbagai foto, mendengarkan musik, dan lainnya menjadi lebih mudah.
Dalam fitur ini juga mencakup penyatuan aplikasi Phone dan FaceTime menjadi satu aplikasi Panggilan. Tombol kontras tinggi dan judul teks yang besar juga dapat diatur untuk melayani kebutuhan aksesibilitas.
2. Live Speech
Live Speech akan difungsikan untuk membantu penggunanya yang tidak dapat berbicara. Fitur ini bekerja dengan memungkinkan pengguna mengetik apa yang ingin dikatakan, membiarkan teks tersebut dibacakan secara keras selama panggilan telepon, obrolan FaceTime, dan percakapan tatap muka. Beberapa kata dan frasa umum dapat disimpan oleh Live Speech dan dapat disampaikan di lain waktu.
3. Personal Voice
Personal Voice dikhususkan bagi mereka yang sedang dalam kondisi terancam kehilangan kemampuan berbicara karena Amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Personal Voice menggunakan machine learning atau algoritma yang menghasilkan suara pribadi bagi tiap individu penggunanya. Untuk membuat suara pribadi ini, pengguna dapat membaca beberapa kata dan frasa ke mikrofon iPhone atau iPad selama 15 menit.
Personal Voice akan mengintegrasikannya dengan fitur Live Speech guna dibunyikan saat berbicara dengan orang lain. Personal Voice hanya akan tersedia dalam bahasa Inggris dan dalam perangkat yang didukung Apple silicon.
4. Point and Speak
Fitur Point and Speak menggunakan kamera iPhone dan pemindai LiDAR untuk membuat orang yang tidak bisa melihat berinteraksi dengan objek atau benda fisik yang memiliki label teks. Contohnya seperti pengoperasian alat rumah tangga semacam microwave, Point and Speak akan membacakan secara keras teks pada tiap-tiap tombol saat penggunanya menggerakan jarinya di atas keypad. Pint and Speak akan tersedia dalam bahasa Inggris, Perancis, Itali, Jerman, Spanyol, Portugis, Tiongkok, Kanton, Jepang, dan Ukraina.
5. Voice Control
Voice Control menambahkan saran fonetik untuk pengeditan teks. Maksudnya, fitur ini akan membantu pengguna yang mengetik menggunakan suaranya untuk memilih kata yang tepat dari beberapa kata yang memiliki kemiripan bunyi. Contohnya seperti 'do', 'due', 'dew'.
RECOMMENDED ARTICLE
- Apple watch terbaru dikabarkan bakal menggunakan prosesor anyar
- Begini cara membuat logo Apple iPhone jadi tombol rahasia, bisa dikustom lho
- Berikan interface dan fitur yang lebih efisien, intip desain baru wallet dan health di iOS 17
- 11 Rekomendasi tablet Android dan iOS dengan kamera di atas 10 MP, bikin foto lebaran kece abis
- Apple dikabarkan bakal merilis Macbook Air baru Juni 2023, layar lebih besar
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024