Penjualan produk perdana Hisense di Indonesia tak sesuai harapan

Ilustrasi Hisense © © 2016 techno.id/Denny Mahardy
Techno.id - Hisense resmi memasuki pasar Indonesia secara mandiri pada bulan September 2015 lalu. Perusahaan asal Tiongkok tersebut memasuki pasar open market handset (OMH) setelah sebelumnya masuk ke pasar Indonesia lewat kerjasama menyediakan produk Andromax untuk Smartfren.
Hisense Pureshot dan Pureshot Plus didapuk jadi senjata utama Hisense dalam mengekspansi pasar tanah air. Kedua produknya itu menyasar kelas premium dengan menawarkan sejumlah fitur yang cukup menarik, salah satunya dukungan 4G di semua jaringan operator.
-
Sasar kelas Premium, Hisense targetkan jadi nomor satu di Indonesia Bikin smartphone berdasarkan hasil survei Indonesia, Hisense optimis bisa jadi nomor satu di pasar smartphone
-
Tak kapok gagal, Hisense sudah siapkan strategi baru Diungkap langsung oleh Stephen Qu, Presiden Direktur Hisense Indonesia, tim Hisense tak kapok untuk mengekspansi pasar smartphone Indonesia.
-
Hisense bakal segera luncurkan ponsel seri PureShot dan PureShot+ Hisense disebut-sebut akan merilis seri PureShot dan PureShot+, ponsel pintar yang mengandalkan fitur-fitur kelas wahid.
Sayang, keberuntungan masih belum berpihak kepada Hisense. Angka penjualan kedua produk dari perusahaan yang baru masuki pasar secar mandiri itu masih belum diterima dengan baik oleh para peminat smartphone Indonesia.
"Secara total penjualan dua smartphone Hisense, Pureshot dan Pureshot Plus hanya 60 ribu unit. Ini di bawah target yang kita pasang yakni sebesar 100 ribu unit, jadi pencapaiannya baru sebesar 60 persen dari target," kata Stephen Qu, President Direktur Hisense Indonesia.
Lebih lanjut, Stephen yang ditemui tim Techno.id di kantor pusat Hisense di Qingdao, China mengakui bahwa brand Hisense sementara ini masih belum cukup dikenal masyarakat. Bahkan bila dibandingkan brand smartphone Andromax dari Smartfren, Hisense masih belum mampu bersaing.
Meskipun demikian, Stephen menyatakan tak putus asa dalam menjalankan bisnis smartphone di Indonesia. Evaluasi dan pembelajaran dari pengalaman pahit yang didapatkannya diharapkan membuat perusahaannya bakal mendulang untung di kemudian hari.
"Saya jadinya cukup belajar dari pengalaman penjualan Pureshot dan Pureshot Plus. Saya sadari tidak ada keberhasilan instan, semua harus dijalankan selangkah demi selangkah. Sekarang 60 persen, nanti kita mau bisa naik sedikit demi sedikit hingga akhirnya sesuai harapan," tandasnya.
RECOMMENDED ARTICLE
- Tablet ini diklaim sebagai yang terseksi di CES 2016
- Jajaki pasar 4G Indonesia, Hisense klaim tak cuma jualan
- Sasar kelas Premium, Hisense targetkan jadi nomor satu di Indonesia
- Makin percaya diri, Hisense nongol tanpa embel-embel Andromax
- Membongkar smartphone 4G Hisense berlabel 'Buatan Indonesia'
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024