Sony ZV-E1 resmi diboyong ke Indonesia dengan harga Rp 34 juta, didesain untuk para vlogger

Sony ZV-E1 resmi diboyong ke Indonesia.
Sony ZV-E1 mengandalkan fitur andalan yakni pemrosesan gambar BIONZ XR terbaru, sensor CMOS Exmor R back illuminated dengan 15+ stop garis lintang, fitur framing dan penstabil gambar secara otomatis menggunakan teknologi AI, dan masih banyak lagi.
Berkat gabungan teknologi Ai dan BIONZ XR, Sony ZV-E1 memiliki kapasitas setara dengan Sony seri A7s III serta Sony FX3. Pasalnya, kamera dapat menangkap berbagai objek dengan kondisi low-light namun menghasilkan resolusi tinggi.
-
Sony resmi luncurkan kamera vlogging generasi kedua ZV-1, dibekali fitur multiple face recognition Kamera ini juga memiliki fitur screen reader untuk orang dengan gangguan penglihatan
-
ZEISS Loxia 2.8/21, untuk kamera Sony dengan E-mount Besutan baru ZEISS ini didedikasikan untuk mereka yang berada di ranah videography dan sering menggunakan kamera Sony dengan E-mount.
-
E1, kamera mirrorless 4K terkecil di dunia E1 yang diproduksi oleh Z Camera ini memiliki dimensi unik yang diklaim sebagai kamera mirrorless terkecil di dunia
Sony ZV-E1 mempunyai sensor CMOS Exmor R dengan lensa 35 mm resolusi 12,1 MP. Melalui lensa tersebut, Sony mengklaim bahwa lensa dapat mengurangi noise (bintik warna), mampu menghasilkan foto bokeh, serta memiliki sensitivitas tinggi.
foto: Sony.co.id
Dengan teknologi BIONZ XR, camera dapat menghasilkan rendering gradasi warna, memproduksi warna, serta menghasilkan noise rendah. Prosesor anyar yang dikembangkan Sony tersebut dapat menjangkau kecepatan dan akurasi dari autofokus lebih mumpuni.
Menariknya, Sony ZV-E1 bisa dipakai untuk melakukan perekaman videonya dengan kualitas 4K resolusi Quad Full HD (3840x2160 piksel) dan rasio gambar 4:2:2. Pengguna kamera ini juga bisa merekam video kualitas 4K di kecepatan frame rate 60 fps hingga 120 fps. Kemudian hasil dari video mampu dilihat ulang melalui format XAVC S-I di kecepatan 60 fps serta kecepatan maksimal 60 Mbps.
Selanjutnya untuk fitur garis lintang 15+ stop, pengguna bisa menangkap objek gambar dari berbagai macam situasi pencahayaan. Kamera Sony ZV-E1 mampu menghasilkan stabil di rentang ISO 800 sampai 102.400 baik untuk foto maupun video.
foto: Sony.co.id
Teknologi Real-time Tracking berbasi AI juga disematkan ke dalam ZV-E1. Melalui fitur tersebut pengguna bisa membedakan subjek dari postur tubuh, mengenali wajah individu, binatang, serangga, mobil, kereta api, serta pesawat terbang.
Kamera ZV-E1 juga dibekali fitur Breathing Compensation agar kamera tetap mempertahankan fokus serta sudut pandang konsisten. Fitur tersebut dikombinasikan dengan Framing Stabilizer yang memungkinkan perangkat dapat menjaga posisi objek agar tetap dalam frame secara konstan.
Di aspek body, Sony ZV-E1 terbilang ringkas. Pengguna bisa mengoperasikan kamera hanya dengan satu tangan saja. Kemudian terdapat layar LCD dari ZV-E1 yang didesain khusus untuk meningkatkan aksesibilitas dan fleksibilitas pengguna. Terlihat layar dari ZV-E1 mampu dibuka ke samping agar pengguna dapat memantau hasil gambar, mengontrol layar, serta melakukan beberapa pengaturan ketika merekam video.
foto: Sony.co.id
Sony ZV-E1 memberikan fitur cinematic dengan 10 preset berbeda. Kemudian di dalam kamera ini terdapat stabilisasi gambar optik dengan lima sumbu dalam body, serta terdapat 3 mikrofon berbentuk kapsul untuk menangkap suara saat melakukan perekaman video. Kamera ini juga memungkinkan pengguna melakukan konektivitas secara langsung ke smartphone, karena terdapat fitur konektivitas lengkap yang disediakan oleh Sony.
Hal menarik lain ada di dalam Sony ZV-E1 ini terletak dari bahan yang dipakai untuk membuat kamera. Sony menggunakan serat terbuat dari PET daur ulang untuk mengurangi dampang lingkungan. Kemasan kamera juga memakai bahan ramah lingkungan seperti bambu, tebu, kertas daur ulang, dan tentunya tanpa bahan plastik.
Sony ZV-E1 akan diedarkan ke Tanah Air mulai Juni 2023 mendatang. Adapun untuk harga, kamera ini dibanderol sebesar Rp 34.499.000. Bagi sobat yang ingin memiliki kamera ini lebih awal, bisa melakukan pre-order mulai 12 Mei hingga 4 Juni di gerai Sony terdekat.
RECOMMENDED ARTICLE
- Realme 11 Pro 5G series hasil racikan mantan desainer Gucci resmi rilis, ini spesifikasi lengkapnya
- Canon EOS R50 mirrorless APS-C harga terjangkau, desain mungil cocok buat ngonten
- Bulan bakal lebih gelap, ini 5 tips sederhana motret gerhana bulan penumbra menggunakan HP
- Drone DJI Mavic 3 Pro bakal segera hadir di Indonesia, cocok untuk bikin konten aerial
- Bocoran kamera iPhone 15 Pro Max, sensor kamera bakal lebih baik dari pendahulunya
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024