Resmi ‘jadian’, Lenovo-Motorola satukan kekuatan

Ilustrasi Lenovo - Motorola © istimewa
Techno.id - Motorola Mobility yang telah resmi jadi bagian Lenovo disebutkan bakalan segera difungsikan secara optimal untuk membantu bisnis perusahaan Tiongkok tersebut. Bahkan, kedua perusahaan itu bakalan menggabungkan bisnis ponsel yang sama-sama dilakoninya.
Informasi penyatuan Lenovo-Motorola diungkap Dillon YE, Vice President Asia Pacific Lenovo Smartphone Sales usai peluncuran Vibe Shot di JW Marriott, Jakarta. Dillon mengaku meskipun akan digabungkan, kedua brand itu masih akan melakoni peran berbeda.
-
Siapa bilang ponsel Motorola kurang laku di pasaran? Dalam tiga bulan terakhir, Motorola telah menyumbang pemasukan Lenovo sebesar Rp19 triliun.
-
Apakah Lenovo masih memproduksi smartphone? Begini penjelasannya Lenovo masih sangat aktif di industri selular di bawah anak perusahaannya, Motorola Mobility
-
Lenovo bakal stop bikin ponsel seri Vibe, Vibe S1 jadi yang terakhir? Vendor asal Tiongkok itu memutuskan untuk menghentikan produksi seri Vibe dan menggenjot produksi ponsel Motorola.
Motorola disebutkan bakalan menangani bagian desain dan pengembangan produk. Peran itu dilimpahkan karena Motorola yang sudah lebih dulu lahir dianggap berpengalaman di industri telekomunikasi dan lebih jago soal desain produk ketimbang Lenovo.
Kita tahu sudah banyak produk yang dilahirkan Motorola di industri ponsel dunia jadi wajar kalau mereka lebih berpengelaman soal desain produk dan telekomunikasi. Lenovo akan mengambil peran di supply chain dan distribusi produk, kami memang lebih kuat di bagian tersebut," kata Dillon.
Penggabungan kekuatan yang akan dilakukan Motorola dan Lenovo tak hanya berada di bagian dapur produksi. Mereka mengaku akan mengintergrasikan fasilitas purnajual yang dimiliki masing-masing di seluruh pasar agar bisa lebih memperluas keterjaminan layanan produk bagi konsumen.
"Untuk after sales juga akan digabungkan menjadi satu. Nantinya service center dan lain-lain punya Lenovo bisa menangani produk yang juga dibuat Motorola, tandas Dillon di sesi wawancara khusus dengan media yang juga dihadiri Techno.id.
Motorola Mobility diakuisisi Lenovo seharga US$ 2,9 miliar atau setara Rp 40,9 triliun setelah mendapat restu berbagai pihak di seluruh dunia. Sebelumnya, Motorola sempat berada di bawah kendali Google Inc. yang membelinya dengan harga lebih dari US$ 6 miliar atau sekitar Rp 84,6 triliun.
RECOMMENDED ARTICLE
- Gawat, dolar melambung bikin Lenovo berencana naikkan harga produk
- Lenovo bawa smartphone berkamera professional ke Indonesia
- Lenovo Vibe P1 hadir dengan baterai berkapasitas 5.000mAh
- Lenovo Vibe Shot bisa dipesan dari situs e-commerce di Indonesia
- Net profit turun 51 persen, CEO Lenovo akan rumahkan 3.200 pegawainya
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
BEST PRODUCT Selengkapnya >
-
5 Rekomendasi HP baru 2025 dengan baterai Jumbo 5.000 mAh untuk mudik, harga di bawah Rp 5 juta
-
Penggemar Apple, siap-siap! iPad 11 dirumorkan segera meluncur awal 2025
-
11 Platform AI alternatif ChatGPT, tak cuma teks tapi juga untuk desain grafis hingga video virtual
-
Inilah 4 ponsel terbaik untuk gaming di tahun 2024