10 Tips aman charging HP di mobil saat mudik jauh, hati-hati risiko kebakaran

10 Tips aman charging HP di mobil saat mudik jauh, hati-hati risiko kebakaran

Techno.id - Mudik adalah tradisi yang dinanti-nanti. Berkumpul dengan keluarga, menikmati perjalanan panjang, dan tentu saja, memastikan semua perangkat elektronik tetap terisi penuh. Namun, mengisi daya HP di mobil bisa menjadi tantangan tersendiri. Ada banyak cerita tentang pengisian daya yang berujung pada masalah, bahkan kebakaran. Siapa yang mau perjalanan mudik berubah jadi bencana?

Bayangkan, sedang asyik mendengarkan lagu favorit, tiba-tiba HP mati karena kehabisan baterai. Panik, langsung colok charger ke mobil. Tapi, apakah itu aman? Banyak yang tidak menyadari bahwa pengisian daya di mobil memiliki risiko tersendiri. Salah satu teman pernah bercerita, charger-nya meleleh karena terlalu panas. Untung saja tidak sampai membakar mobil.

Mengisi daya HP di mobil memang praktis, apalagi saat perjalanan jauh. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman. Tidak hanya soal memilih charger yang tepat, tetapi juga bagaimana cara menggunakannya. Berikut adalah 10 tips yang bisa diikuti agar pengisian daya HP di mobil tetap aman dan bebas dari risiko kebakaran.

  1. Gunakan Charger Berkualitas Pilih charger yang memiliki sertifikasi keamanan. Charger berkualitas biasanya dilengkapi dengan fitur proteksi overcharge dan overheat. Hindari charger murah yang tidak jelas asal-usulnya.

  2. Perhatikan Output Charger Pastikan output charger sesuai dengan kebutuhan HP. Output yang terlalu tinggi atau rendah bisa merusak baterai. Biasanya, output 2.1A sudah cukup untuk kebanyakan smartphone.

  3. Jangan Gunakan HP Saat Mengisi Daya Menggunakan HP saat mengisi daya bisa membuat perangkat cepat panas. Ini bisa meningkatkan risiko kebakaran, terutama jika charger tidak memiliki fitur proteksi panas.

  4. Periksa Kondisi Kabel dan Port Kabel yang rusak atau port yang longgar bisa menyebabkan korsleting. Selalu periksa kondisi kabel dan port sebelum menggunakannya. Jika ada kerusakan, segera ganti dengan yang baru.

  5. Hindari Pengisian Daya Berlebihan Jangan biarkan HP terhubung ke charger terlalu lama. Pengisian daya berlebihan bisa merusak baterai dan meningkatkan risiko panas berlebih.

  6. Gunakan Power Bank Sebagai Alternatif Jika memungkinkan, gunakan power bank untuk mengisi daya HP. Ini bisa mengurangi beban pada sistem kelistrikan mobil dan lebih aman.

  7. Jangan Mengisi Daya Saat Mesin Mati Mengisi daya saat mesin mobil mati bisa menguras baterai mobil. Selain itu, ini juga bisa menyebabkan charger bekerja lebih keras dan panas.

  8. Perhatikan Suhu Sekitar Jangan mengisi daya HP di tempat yang terlalu panas. Suhu tinggi bisa mempercepat proses pemanasan pada charger dan HP.

  9. Gunakan Charger dengan Fitur Auto Cut-off Charger dengan fitur auto cut-off akan memutus aliran listrik saat baterai sudah penuh. Ini bisa mencegah pengisian daya berlebihan dan panas berlebih.

  10. Selalu Awasi Proses Pengisian Daya Jangan tinggalkan HP yang sedang diisi daya tanpa pengawasan. Selalu periksa suhu HP dan charger secara berkala untuk memastikan semuanya berjalan normal.

Pentingnya Safety Saat Mudik

Keselamatan adalah prioritas utama saat mudik. Tidak hanya soal mengemudi dengan hati-hati, tetapi juga memastikan semua perangkat elektronik digunakan dengan aman. Mengisi daya HP di mobil memang praktis, tetapi harus dilakukan dengan bijak. Risiko kebakaran bisa dihindari dengan mengikuti tips di atas. Ingat, perjalanan mudik seharusnya menyenangkan, bukan menegangkan. Selalu utamakan keselamatan agar bisa sampai tujuan dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga tercinta.

(brl/lak)