4 Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan pengguna smartphone, akibatnya baterai cepat rusak

foto: freepik/master1305
Techno.id - Daya tahan baterai smartphone masih menjadi fokus pengguna. Banyak dari mereka yang berusaha untuk menjaga daya tahan baterai lebih lama tanpa harus sering mengisi daya.
Namun seiring masa pakai smartphone, kemampuan baterai akan menurun. Kendati saat ini hampir semua pengguna mencoba melindungi perangkat dengan menggunakan aksesoris pelindung seperti casing, namun kebanyakan dari mereka lalai melindungi baterai smartphone. Berikut 5 kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan pengguna smartphone yang mengakibatkan baterai cepat habis atau rusak.
-
10 Kebiasaan buruk pengisian daya yang harus kamu hindari untuk melindungi baterai smartphone Banyak dari kita yang tanpa sadar melakukan kebiasaan buruk saat mengisi daya
-
6 Tips dan trik yang dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai smartphone, wajib dicoba Masalah daya tahan baterai sampai saat ini menjadi salah satu keluhan pengguna
-
Stres dengan baterai ponsel yang cepat habis? Coba deh gunakan 7 cara sederhana ini Baterai yang cepat habis adalah masalah umum pada smartphone
1. Mengisi daya secara berlebihan
Kamu mungkin sudah sering membaca informasi bahwa mengisi daya secara berlebihan bukanlah pilihan terbaik untuk menjaga masa pakai baterai ponsel. Kebiasaan mengisi daya ponsel semalaman adalah cara yang umum dilakukan, namun cara tersebut dapat mengganggu masa pakai baterai ponsel.
Ketika daya mencapai 100%, ponsel tidak hanya mengalami stres yang tinggi tetapi juga menumpuk panas yang ekstrem dari waktu ke waktu. Meskipun ponsel cerdas umumnya tidak akan mengalami panas berlebih, mengalami suhu yang sangat panas adalah salah satu cara tercepat untuk mengurangi masa pakai baterai ponsel. Jika pengisian daya semalaman tidak dapat dihindari, letakkan ponsel cerdas di tempat yang berventilasi baik. Jangan letakkan ponsel di bawah bantal atau selimut karena sangat berbahaya.
2. Sering menguras baterai
Kebiasaan buruk lain yang pada akhirnya menghabiskan masa pakai baterai ponsel adalah menguras baterai ponsel hingga nol sebelum diisi ulang. Menurut berbagai penelitian, menghabiskan baterai ponsel sepenuhnya akan memperpendek masa pakainya.
Kamu harus menjaga daya baterai ponsel antara 30% hingga 80% untuk masa pakai baterai yang optimal. Smartphone yang benar-benar habis dan terlalu banyak diisi daya akan menyebabkan tekanan yang tinggi pada baterai.
Saat ini hampir semua smartphone menggunakan baterai lithium-ion. Baterai jenis ini akan semakin tertekan jika kamu mengisi penuh atau mengosongkannya. Idealnya, kamu harus mengisi daya hingga sekitar 80% dan hindari pemakaian daya yang lebih rendah dari 30%. Jika tidak memungkinkan, targetkan 90% untuk siklus pengisian daya penuh dan mulailah mengisi ulang daya ponsel cerdas kamu sebelum mencapai kapasitas baterai 20%.

4 Kebiasaan buruk menggunakan smartphone
3. Menggunakan ponsel saat mengisi ulang daya
Ketika kamu menggunakan ponsel saat mengisi ulang daya, tidak hanya menggunakan baterai tetapi juga komponen internal lainnya, seperti tampilan layar. Kebiasaan ini pada akhirnya akan menyebabkan panas berlebih.
Penggunaan yang terus-menerus saat mengisi daya akan menyebabkan ponsel kamu bekerja dua kali lipat untuk mengakomodasi kedua fungsi tersebut. Akibatnya, kebiasaan tersebut akan menyebabkan baterai menjadi terlalu panas dan pada akhirnya akan menghabiskan masa pakai baterai ponsel dalam jangka panjang.
4. Sering membiarkan smartphone pada suhu ekstrem
Sudah menjadi rahasia umum jika panas merupakan musuh utama baterai smartphone. Ada satu kebiasaan yang sering dilakukan pengguna smartphone adalah kerap membiarkan perangkat terpapar matahari langsung seperti menggunakannya di pantai.
Meskipun ponsel dapat bertahan hidup antara 16 derajat Celcius hingga 35 derajat Celscius, namun jika sering dibiarkan dalam suhu panas akan menyebabkan masalah. Jika kamu sering menggunakan smartphon pada suhu di atas 35 derajat Celcius, maka dapat menimbulkan efek permanen seperti lapisan yang menumpuk di elektroda, yang dapat membuat baterai menua secara dini.
Begitu juga dengan suhu yang terlalu dingin, akan mempercepat penurunan daya tahan baterai. Suhu yang ekstrem biasanya akan mengorbankan kinerja baterai ponsel. Cuaca dingin yang ekstrem mempercepat daya tahan baterai, yang mengakibatkan penurunan ion dan elektron positif.
RECOMMENDED ARTICLE
- Cara menggunakan pengisian daya terbalik iPhone 15, bisa menjadi power bank darurat
- 5 Faktor yang harus dipertimbangkan saat akan memperbarui sistem Android
- 10 Penyebab pengisi daya smartphone mudah panas, jangan pakai adaptor palsu
- 5 Aplikasi yang membuat smartphone boros baterai, gunakan mode hemat daya
- 5 Faktor yang harus dipertimbangkan sebelum membeli smartphone layar edge
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!