5 Cara menghindari malware di perangkat Android, selalu instal pembaruan sistem

5 Cara menghindari malware smartphone
3. Jangan menginstal aplikasi bajakan
-
7 Cara melindungi smartphone Android dari serangan malware Android memiliki kekurangan, salah satunya rawan terjangkit serangan siber.
-
Ingin menginstal aplikasi tapi tidak bisa dari Google Play? Begini cara sideload di ponsel Android Bagi sebagian pengguna, sideload bisa berpotensi membahayakan ponsel
-
Cara deteksi aplikasi malware di smartphone dan tips mengatasinya Langkah awal sekali, berhati-hati terhadap link atau file aplikasi asing.
Disarankan kamu tidak menggunakan aplikasi bajakan. Cara ini biasanya sering dilakukan pengguna Windows. Namun di Android juga banyak aplikasi bajakan seperti perangkat lunak yang meragukan. Tidak jarang aplikasi bajakan memuat sejumlah konten sampah yang mungkin saja berupa malware.
Di sisi lain menggunakan aplikasi bajakan juga melanggar hak cipta pengembang aplikasi yang telah bekerja keras untuk menghasilkan aplikasi resmi. Jadi, jangan lakukan itu, oke?
4. Pastikan menginstal aplikasi resmi sekalipun menggunakan Google Play
Google Play sebagai toko aplikasi resmi Google untuk Android memang masih belum sempurna. Contohnya, pernah ada daftar Whatsapp palsu di Play Store, dan telah diunduh lebih dari satu juta kali. Nama pengembangnya terlihat hampir sama dengan pengembang WhatsApp yang sebenarnya. Itu adalah hal yang cukup menakutkan. Ketika kamu menginstal aplikasi baru, waspadalah terhadap apa pun yang terlihat tidak beres. Periksa izinnya, baca deskripsinya, dan periksa akun pengembangnya.
5. Selalu instal pembaruan sistem
Google merilis patch keamanan bulanan untuk Android, yang membantu menjaga sistem tetap terlindungi dari serangan, terutama ketika ditemukan kerentanan tertentu yang coba dieksploitasi oleh aplikasi jahat.
Meskipun tidak semua produsen akan merilis pembaruan secepat yang seharusnya, tugas kamu adalah menginstal setiap pembaruan yang mereka kirimkan. Tidak semua pembaruan itu menghadirkan fitur baru, tetapi hal-hal yang mereka lakukan di belakang layar akan membuat kamu terlindungi dari erangan malware.
RECOMMENDED ARTICLE
- 5 Virus laptop atau PC berbahaya yang perlu kamu waspadai
- 5 Alasan pentingnya update software smartphone, bisa mengatasi bug dan malware
- Komputer kamu diserang virus? Begini cara mudah mengatasinya
- 7 Kebisaan buruk yang dapat merusak ponsel, hindari memakai WiFi publik gratis
- 8 Cara memperbaiki masalah ghost touch pada ponsel, sering bersihkan layar
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!