Aplikasi asal Yogya gunakan Twitter untuk mengungkap kasus kejahatan

Techno.id - Twitter, jejaring sosial berlambang burung tersebut merupakan salah satu jejaring sosial paling diminati saat ini. Tampilannya yang sederhana dan penggunaannya yang sederhana membuat jejaring sosial ini begitu diminati, termasuk di Indonesia.
Sayangnya, kemudahan yang diusung oleh Twitter ini justru membuat banyak tindak kejahatan muncul dari jejaring sosial tersebut. Untuk menanggulangi hal tersebut, alumnus Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), Arif Nugrahanto, menciptakan sebuah aplikasi yang diberi nama Twit Forensic. Dikutip dari Antara (18/4/15), aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk membantu penegak hukum mengungkap kasus kejahatan berdasarkan barang bukti aktivitas pada Twitter.
-
Yogrt, media sosial yang nggak kalah dari Facebook dan Instagram Aplikasi sudah digunakan 1,5 juta akun di Indonesia.
-
Ternyata malware sering menyelinap di URL pendek Twitter Telah diciptakan artificial intelligence untuk mendeteksi ada tidaknya malware di URL pendek Twitter.
-
Kesehatan jantung nyatanya berhubungan dengan tweet Anda! Iya, tweet bernada negatif lekat dengan gangguan psikologis. Dampaknya bisa mendekatkan yang bersangkutan pada penyakit kronis seperti jantung.
Menurut Kepala Pusat Studi Forensik Digital (Pusfid) FTI UII, Yudi Prayudi, aplikasi Twit Forensic dapat digunakan sebagai alat investigasi artefak digital Twitter dengan cara melakukan analisa aktivitas pemilik akun yang bersangkutan. Aplikasi ini membantu penegak hukum melakukan analisis dan identifikasi untuk mendukung proses penyidikan.
"Meski pun belum maksimal, aplikasi ini cukup andal untuk memberikan 'support' ketersediaan informasi awal yang diperlukan dalam proses penyidikan. Aplikasi ini juga membantu ketergantungan dari berbagai 'tools forensics' yang dihasilkan vendor luar negeri," kata Yudi.
Selain menggunakan "tools", ketersediaan data untuk kepentingan investigasi juga dapat diberikan oleh pihak penyedia "tools"-nya. Namun, hal tersebut memerlukan prosedur yang cukup rumit. Namun, untuk kepentingan informasi yang lebih lengkap dan kompleks, kerja sama antar institusi penegak hukum dengan penyedia layanan aplikasi mutlak dijalankan secara khusus.
Aplikasi ini menurut Yudi sangatlah diperlukan saat ini, mengingat kasus kejahatan via jejaring sosial Twitter kian hari kian meningkat. Oleh karena itu, Yudi berharap penegak hukum memiliki kemampuan baik dari aspek teknologi, pengetahuan, maupun keterampilan untuk mengungkap kasus yang ditangani berdasar pada barang bukti berupa aktivitas Twitter.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!