Cara membuat 5 perubahan pada Windows Security agar keamanan perangkat lebih optimal

foto: techno.id/yani andriyansyah/ai generatif copilot designer
Techno.id - Windows Security yang dibangun ke dalam Windows 11, menghilangkan kebutuhan akan aplikasi keamanan pihak ketiga. Meskipun pengaturan Windows Security default cukup untuk sebagian besar situasi, namun kamu dapat membuat perubahan pada pengaturannya untuk keamanan yang optimal. Berikut perubahan yang dapat kamu lakukan.
1. Core Isolation
-
Cara melindungi PC Windows dari ransomware, pastikan kamu melakukan kebiasaan ini Pelaku ransomware biasanya menargetkan pengguna internet, yang dapat membahayakan data pribadi dan rahasia
-
8 Cara mengoptimalkan PC Windows 10 dan 11 untuk bermain game Ada banyak cara untuk membuat sistem Windows lebih berkinerja untuk bermain game
-
Cara mengatur ulang aplikasi Windows Security untuk memperbaiki masalah di Windows 11 dan 10 Jika aplikasi Windows Security tidak berfungsi dengan benar, begini cara memperbaikinya
Core Isolation menjadi bagian dari ekosistem Windows sejak Windows 10 dan menggunakan keamanan berbasis virtualisasi (virtualization-based security/VBS) untuk melindungi komputer dari pihak yang tidak bertanggungjawab. VBS dan Core Isolation memastikan bahwa semua proses penting di komputer berjalan di lingkungan virtual, terisolasi dari proses lain di sistem. Fitur ini mencegah aktor jahat mengganggu proses dan membuat komputer tidak stabil, dengan menginfeksi virus atau malware.
Di bawah Core Isolation, ada fitur penting yang disebut integritas memori, juga dikenal sebagai Hypervisor-protected Code Integrity(HVCI). Fitur ini mencegah ancaman yang mengganggu proses akses tingkat rendah ke kernel Windows dengan mengisolasinya dari aktor jahat.
Fitur integritas memori biasanya diaktifkan di sebagian besar komputer. Tetapi di beberapa komputer, fitur ini mungkin dinonaktifkan dan dapat dimatikan setelah menginstal pembaruan Windows. Kamu harus mengaktifkannya untuk memastikan proses penting di komputer terlindungi dari ancaman.
Untuk mengaktifkannya, buka aplikasi Windows Security, pilih Keamanan Perangkat dari bilah sisi kiri, klik Detail Isolasi Inti, lalu aktifkan Integritas Memori. Klik Ya saat diminta Kontrol Akun Pengguna (UAC). Setelah itu, restart komputer dan integritas memori akan mulai melindungi proses penting di komputer kamu.
2. Smart App Control
Smart App Control adalah salah satu fitur keamanan yang baru-baru ini diperkenalkan di Windows 11. Fitur ini memblokir aplikasi yang memengaruhi kinerja perangkat, penginstalan perangkat lunak tambahan yang tidak diminta, atau melakukan tindakan lain yang tidak diharapkan dari aplikasi tersebut.
Fitur ini akan menilai apakah sebuah aplikasi dapat dipercaya untuk berjalan di komputer berdasarkan 43 triliun sinyal yang dikumpulkan setiap hari. Inilah yang membedakan fitur ini dari fitur keamanan lainnya.
Fitur ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menjaga model keamanannya tetap mutakhir, memastikannya memblokir aplikasi yang tidak dikenal yang sering dikaitkan dengan malware.
Bagian terbaik dari fitur ini adalah kemampuannya untuk secara cerdas memutuskan kapan harus memblokir aplikasi. Fitur ini berjalan dalam mode evaluasi ketika kamu pertama kali mulai menggunakannya. Saat Windows 11 pertama kali diinstal di komputer, fitur ini akan secara otomatis dimulai dalam mode evaluasi.
Kamu dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya secara manual kapan saja. Untuk melakukan ini, buka aplikasi Windows Security, navigasikan ke Kontrol Aplikasi & Browser > Pengaturan Kontrol Aplikasi Cerdas, dan pilih apakah akan mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut.
Jika kamu menemukan Smart App Control sudah diatur ke nonaktif, itu artinya setelah mengevaluasi penggunaan, fitur tersebut memutuskan tidak diperlukan lagi.
Namun, jika kamu mengubah cara menggunakan komputerseperti menginstal lebih sedikit aplikasikamu dapat mengaktifkannya kembali. Dalam hal ini, kamu perlu melakukan instalasi bersih Windows 11, setelah itu fitur ini akan dimulai lagi dalam mode evaluasi, mengevaluasi penggunaan dan memutuskan apakah akan mengaktifkan atau menonaktifkan.
3. Akses folder terkontrol
Akses Folder Terkontrol adalah fitur perlindungan ransomware dari Windows untuk memastikan file kamu tidak dapat dikunci dan ditahan untuk tebusan dari perangkat lunak berbahaya. Fitur ini melindungi folder penting di komputer, seperti Dokumen, Gambar, Musik, dan Video, dari aktor jahat, sehingga sulit bagi mereka untuk mengutak-atik konten. Hanya aplikasi tepercaya yang diizinkan untuk memodifikasi file di folder yang dilindungi ini.
Setelah Akses Folder Terkontrol diaktifkan, kamu akan menerima pemberitahuan jika memblokir program yang mencoba mengakses folder yang dilindungi. Kamu mungkin sering melihat pemberitahuan ini jika memainkan game PC, karena banyak game menyimpan filenya di folder Dokumen, yang dilindungi fitur ini.
Kamu dapat menambahkan folder yang ingin dilindungi secara manual dengan Akses Folder Terkontrol. Selain itu, jika sebuah program diblokir tetapi kamu yakin itu aman, kamu dapat mengizinkannya secara manual melalui fitur ini.
Untuk mengaktifkan Akses Folder Terkontrol, buka aplikasi Windows Secutiry dan arahkan ke Perlindungan Virus & Ancaman > Kelola Perlindungan Ransomware. Kemudian, aktifkan Akses Folder Terkontrol.

Cara menyesuaikan pengaturan Windows untuk keamanan ekstra
4. Dynamic Lock
Sangat umum terjadi ketika kamu menjauh dari komputer selama beberapa saat ketika tugas mendesak datang. Kondisi ini sering menyebabkan kamu meninggalkan rumah tanpa mematikan komputer.
Dalam kasus seperti itu, komputer tetap terbuka dan rentan terhadap akses yang tidak sah. Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat menggunakan fitur Kunci Dinamis di Windows 11. Fitur ini secara otomatis mengunci komputer Windows saat sinyal dari perangkat Bluetooth yang dipasangkan, seperti ponsel cerdas, turun di bawah nilai Indikator Kekuatan Sinyal Diterima (RSSI) maksimum.
Ambang sinyal bervariasi tergantung pada versi Bluetooth. Misalnya, Bluetooth versi 5 memiliki jangkauan hingga 250 meter. Namun, dinding, furnitur, dan penghalang fisik lainnya dapat mengganggu sinyal yang mengurangi jangkauannya.
Untuk menggunakan Dynamic Lock, pertama-tama sambungkan ponsel cerdas atau perangkat berkemampuan Bluetooth ke komputer. Kemudian, buka aplikasi Pengaturan, klik Akun, pilih Opsi Masuk, pilih Dynamic Lock, dan centang opsi yang bertuliskan Izinkan Windows mengunci perangkat secara otomatis saat kamu pergi.
Setelah terhubung, kamu akan melihat nama perangkat Bluetooth yang dipasangkan dengan komputer kamu. Komputer akan secara otomatis terkunci saat kamu mengeluarkan perangkat Bluetooth di luar jangkauan.
Namun, penting untuk dicatat bahwa fitur ini hanya berfungsi jika sinyal Bluetooth turun dan komputer kamu tidak digunakan. Jika seseorang mendapatkan akses ke komputer sebelum sinyal Bluetooth melemah, perangkat tidak akan terkunci. Oleh karena itu, fitur Dynamic Lock mengurangi kemungkinan akses tidak sah jika kamu lupa mengunci komputer, tetapi tidak sepenuhnya menggantikan kebutuhan untuk menguncinya saat meninggalkan perangkat tanpa pengawasan.
5. Perlindungan berbasis reputasi
Perlindungan berbasis reputasi adalah pengaturan penting lainnya di aplikasi Windows Security yang membantu mencegah penginstalan aplikasi yang mungkin tidak diinginkan (potentially unwanted applications/PUAs). Saat menginstal aplikasi pihak ketiga, kamu mungkin melihat bahwa aplikasi yang akan diinstal mencoba menyertakan perangkat lunak tambahan, seperti ekstensi browser atau program lain, yang dapat berupa malware atau penambang kripto.
Untuk menghindari hal ini, kamu harus berhati-hati dengan kotak centang selama proses instalasi. Namun, dengan mengaktifkan perlindungan berbasis reputasi, kamu dapat menginstal aplikasi tanpa khawatir tentang risiko tersebut. Fitur ini akan mendeteksi PUAs yang mencoba menginstal dan mengirimi peringatan, memungkinkan kamu memilih apakah akan mengizinkan atau memblokir aplikasi.
Untuk mengaktifkan perlindungan berbasis reputasi, buka aplikasi Windows Secuirty, pilih App & Browser Control dari bilah sisi kiri, dan klik opsi Nyalakan di bawah Perlindungan berbasis reputasi.
Itulah adalah beberapa pengaturan penting aplikasi Windows Security yang harus kamu konfigurasikan untuk menjaga keamanan komputer. Tetapi yang terpenting, kamu harus berhati-hati saat berinteraksi dengan tautan yang tidak tepercaya di internet, termasuk saat menerima file di perangkat dari berbagai sumber.
RECOMMENDED ARTICLE
- Cara mengosongkan ruang disk sistem setelah memperbarui Windows
- Windows 11 mendapatkan dukungan hotspot 6GHz, begini cara mencobanya
- Cara memperbaiki mikrofon yang tidak berfungsi di Windows 11
- Cara memasangkan Apple AirPods Pro dengan berbagai perangkat beda platform
- Inilah arti alamat IP pribadi dan cara menemukannya di berbagai perangkat
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!