Cara menghapus virus dari ponsel Android tanpa reset pabrik, segera hapus aplikasi 'zombie'

Cara menghapus virus ponsel tanpa reset pabrik
3. Jalankan pemindaian Google Play Protect
-
Begini cara menghapus malware dari Android Anda Goodbye malware!
-
Cara memperbaiki ponsel Android yang terus-menerus restart Periksa secara menyeluruh mulai dari pembaruan sistem operasi, aplikasi, hingga mengatur ulang ke setelan pabrik
-
7 Cara melindungi smartphone Android dari serangan malware Android memiliki kekurangan, salah satunya rawan terjangkit serangan siber.
Google Play Protect adalah sistem keamanan bawaan Android. Fitur ini memastikan aplikasi Android aman untuk diunduh di Play Store. Fitur ini juga memindai ponsel kamu untuk mencari aplikasi berbahaya yang berhasil lolos. Selanjutnya, kamu harus memastikan telah mengaktifkan fitur ini dan mencoba menjalankan pemindaian.
Buka Google Play Store, ketuk foto profil kamu di bagian kanan atas, dan pilih Play Protect untuk mengakses fitur ini. Lalu, ketuk ikon Roda Gigi di kanan atas dan pastikan penggeser Pindai aplikasi dengan Play Protect diaktifkan.
Kembali ke layar utama Play Protect, kamu akan melihat kapan pemindaian terakhir kali dijalankan. Ketuk Pindai untuk meminta layanan memeriksa perangkat kamu untuk mencari infeksi apa pun, lalu kamu akan diberi petunjuk jika menemukan masalah.
4. Gunakan antivirus Android pihak ketiga
Jika kamu masih mencurigai adanya virus Android setelah melakukan langkah-langkah di atas, tidak ada salahnya untuk menggunakan aplikasi antivirus Android yang memiliki fitur menduplikasi fitur bawaan Android seperti Malwarebytes.
Setelah menginstalnya, pilih Lewati untuk melewati uji coba gratis karena tidak diperlukan untuk menjalankan pemindaian keamanan. Pilih Pindai sekarang di beranda, lalu berikan izin kepada aplikasi untuk mengakses file kamu untuk pemindaian menyeluruh.
Malwarebytes juga akan menyebutkan potensi masalah keamanan lain, seperti mengaktifkan Opsi Pengembang dan tidak menggunakan berbagai fitur aplikasi lain. Pemindaian seharusnya cukup untuk mengetahui apakah ponsel kamu terinfeksi sesuatu yang serius.
RECOMMENDED ARTICLE
- Ketahui 8 penyebab baterai ponsel kamu cepat habis dan cara mengatasinya
- Mengetahui penyebab komputer Windows membeku dan cara mengatasinya
- Dua aplikasi chatting gratis ini bisa mencuri data WhatsApp, segera hapus sebelum kamu jadi korban
- 7 Cara meningkatkan keamanan perangkat Windows, jangan download software bajakan
- Google blokir 11 aplikasi dari Play Store gara-gara virus Trojan, segera hapus!
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!