Mau merakit PC gaming Windows dengan spesifikasi yang gahar? Ini 8 tips memilih motherboard yang tepat

8 Tips memilih motherboard
5. Pertimbangkan jumlah dan jenis slot ekspansi
-
5 Faktor yang wajib kamu pertimbangkan sebelum membeli laptop baru Spesifikasi seringkali menjadi pertimbangan utama sebagian orang saat ingin membeli laptop
-
3 Alasan mengapa PC gaming rakitan lebih baik daripada PC pabrikan Kamu bebas mengkustomisasi PC sesuai dengan yang diinginkan
-
Gigabyte rilis motherboard bertenaga Intel Core CPU Generasi ke-6 Peluncuran Motherboard Gigabyte Seri 100 ini diklaim akan membawa sejumlah perubahan bagi perangkat PC desktop
Slot ekspansi memungkinkan kamu menambahkan komponen seperti GPU, drive penyimpanan, dan Wi-Fi atau sound card ke PC. Pastikan motherboard yang kamu pilih memiliki setidaknya satu slot PCIe x16 panjang penuh untuk kecepatan transfer data maksimum dan lebih dari satu jika kamu berencana menggunakan beberapa GPU atau memperluas dengan kartu tambahan. Generasi PCIe juga penting.
Disarankan menggunakan PCIe 4.0 minimal, yang menawarkan bandwidth dua kali lipat dari PCIe 3.0, untuk memastikan bahwa kamu tidak membatasi kinerja sistem. Untuk membuktikan rakitan kamu di masa depan, pertimbangkan motherboard yang mendukung PCIe 5.0, meskipun PCIe 4.0 sudah cukup untuk sebagian besar kebutuhan.
Jika kamu memiliki perangkat keras yang lebih lama, cari motherboard dengan slot PCI lama. Namun, slot PCI lama menjadi kurang umum, dan ada kemungkinan besar kamu akan mengalami masalah saat menjalankan perangkat keras PCI pada sistem operasi modern.
6. Pahami fitur chipset
Pastikan chipset motherboard kompatibel dengan model dan generasi CPU kamu. Untuk CPU Intel, chipset umum termasuk Z790, B760, atau H770, sedangkan CPU AMD menggunakan chipset X670, B650, atau A620. Jika kamu seorang gamer yang sering melakukan overclocking CPU, disarankan untuk memilih chipset seri-Z untuk Intel atau X670/B650 untuk AMD, karena ini mendukung overclocking.
Chipset juga mengontrol aspek-aspek penting seperti jalur PCIe, yang memengaruhi jumlah slot ekspansi, dukungan memori maksimum, kecepatan transfer data, port USB, dan opsi penyimpanan. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk meneliti chipset mana yang paling cocok untuk rakitan kamu berdasarkan komponen lain yang kamu rencanakan untuk diinstal di PC.
7. Perhatikan opsi konektivitas dan ketersediaan porr
Motherboard harus menawarkan berbagai port untuk menghubungkan periferal dan aksesori dengan mudah. Karena itu motherboard harus memiliki beberapa port USB, termasuk USB 3.2 Gen 1 atau Gen 2, beberapa port USB Type-A, dan setidaknya satu atau dua port USB-C untuk mendukung perangkat modern. Juga, pastikan itu menyertakan port Ethernet berkecepatan tinggi (2.5Gbps atau 10Gbps) untuk koneksi kabel yang lebih cepat.
Motherboard juga harus mendukung Wi-Fi 6 untuk konektivitas nirkabel yang lebih baik, yang memberikan kecepatan lebih cepat dan latensi lebih rendah. Jika kamu menggunakan aksesori Bluetooth, pastikan aksesori tersebut memiliki dukungan Bluetooth 5.0 bawaan. Jika akan menggunakan CPU dengan GPU terintegrasi, motherboard harus menampilkan output HDMI, DisplayPort, Thunderbolt, atau DVI.
8. Kualitas audio on-board dan antarmuka BIOS yang ramah pengguna
Meskipun audio onboard bukanlah pilihan yang ideal, memilih motherboard gaming dengan audio internal bisa menjadi bonus yang berguna saat speaker atau headphone eksternal tidak tersedia atau terhubung ke komputer. Meskipun chipset audio berkualitas lebih tinggi seperti Realtek ALC1220 tidak diperlukan, chipset ini meningkatkan nilai keseluruhan motherboard jika disertakan.
Meskipun ini bukan perhatian utama, memiliki motherboard dengan antarmuka BIOS/UEFI yang ramah pengguna membuatnya lebih mudah untuk menyesuaikan pengaturan, overclock CPU dan memori, memperbarui firmware, dan melakukan tugas lainnya. Saat memilih motherboard, tetaplah menggunakan merek terkemuka seperti ASUS, MSI, atau Gigabyte, karena modelnya andal dan tahan lama.
Seiring dengan faktor-faktor yang disebutkan, pilihlah motherboard dari pabrikan dengan cakupan garansi yang baik. Selain itu, pastikan untuk menentukan kebutuhan kamu dengan jelas sebelum membeli motherboard untuk menghindari pengeluaran berlebihan untuk motherboard kelas atas yang tidak kamu perlukan.
RECOMMENDED ARTICLE
- Asus hadirkan Case PC Mid-Tower TUF Gaming GT502 Horizon, dibekali pendingin dual chamber
- 5 Komponen ini wajib kamu perbarui untuk meningkatkan kinerja PC agar lebih maksimal dengan cara hemat
- 5 Cara memperbaiki masalah kesalahan kipas CPU di PC agar perangkat tetap bekerja dan tidak panas
- Colorful luncurkan motherboard gaming frozen untuk CPU dengan prosesor AMD Ryzen 800 Series
- Colorful luncurkan motherboard untuk prosesor Intel Core Generasi ke-14
HOW TO
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik