Siap dukung OTT lokal, Operator tunggu sinyal Menkominfo

Alexander Rusli, Presiden Direktur dan CEO Indosat © 2015 techno.id
Techno.id - Rencana pemerintah untuk memberikan dukungan khusus kepada para penyedia layanan over-the-top (OTT) di Tanah Air sudah ramai dibicarakan sejak beberapa waktu lalu. Operator seluler disebut-sebut sebagai rekanan dari pemerintah dalam menyelenggarakan dukungan bagi OTT lokal tersebut.
Sayangnya, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) hingga saat ini masih belum memberikan daftar nama OTT lokal yang dipilih untuk mendapatkan dukungan. Para operator juga mengaku masih menantikan daftar resmi OTT yang bakalan jadi 'anak emas' di Indonesia tersebut.
-
Operator Telekomunikasi seleksi OTT lokal yang diajak kerja sama Pembahasan kriteria akan dibahas minggu ini bersama Kemkominfo dan ATSI.
-
Kerja sama OTT Lokal dan operator telekomunikasi masih belum jelas Belum ada kelanjutan dari kerja sama ini.
-
Akhirnya, 3 OTT lokal ini didukung ATSI Tiga OTT ini diharapkan mampu bersaing dengan OTT global seperti WhatsApp, line, dan lain sebagainya.
"Sampai sekarang kita masih belum dapat daftar OTT lokal yang katanya akan mendapat dukungan dari pemerintah supaya dapat bersaing dengan OTT asing. Rencananya memang daftar nama itu mau diumumkan pada bulan Ramadan, tapi masih belum dikasih ke kita tuh," kata Alexander Rusli selaku Presiden Direktur dan CEO Indosat di acara buka bersama Media dan Management Indosat di Jakarta, Kamis (25/6/2015).
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) itu menyebutkan bahwa operator seluler telah memahami niatan pemerintah untuk memberi dukungan pada OTT lokal. Bahkan, operator sudah siap membantu pemerintah dalam memberi dukungan.
"Kita siap dukung rencana pemerintah dalam mengembangkan industri OTT lokal. Kemungkinan akan ada kerja sama khusus antara operator dengan OTT lokal, tapi terus terang skemanya kita masih belum tahu. Biasanya sih kita akses layanan data gratis untuk pelanggan ketika pakai OTT tertentu, tapi semua tergantung operatornya masing-masin," tambah Alex.
Pengembangan industri OTT lokal sendiri diklaim Kemkominfo perlu dilakukan agar dapat mendorong industri digital kreatif di Indonesia tumbuh dan bersaing dengan OTT asing. Angka penetrasi smartphone yang kian tumbuh juga diyakini bakal mempercepat pertumbuhan industri OTT lokal Indonesia.
RECOMMENDED ARTICLE
- Komersialisasi 4G tahap kedua akan digelar serentak, ini alasannya
- Menkominfo: 4G LTE tahap dua bakal resmi dikomersilkan pada 6 Juli
- Menkominfo: Layanan TIK siap, kecelakaan selama mudik bisa berkurang
- Hari ini, Menkominfo pimpin apel kesiapan jaringan sambut Lebaran
- Kemkominfo dukung ekspansi Telkom ke Singapura
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
HOW TO Selengkapnya >
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!