9 Ibu hamil di Amerika Serikat terjangkit virus Zika

Ilustrasi bayi terkena virus Zika © 2016 sunstar.com.ph
Techno.id - Pemberitaan virus Zika di Tanah Air sudah mereda. Namun, di belahan bumi lain seperti Amerika Serikat, virus Zika masih menjadi perbincangan hangat. Bagaimana tidak, virus Zika yang tergolong mematikan pada janin ini telah menginfeksi sembilan ibu hamil di Amerika Serikat.
Hal ini telah dikonfirmasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), badan kesehatan di Amerika Serikat. Menurut mereka, sembilan ibu hamil tersebut terjangkit virus Zika setelah bepergian ke luar negeri. Dari sembilan ibu hamil tadi, terdapat seorang ibu hamil yang melahirkan bayi dengan microcephaly berat (cacat pertumbuhan otak).
-
6 Hal yang biasa ditanyakan tentang virus Zika, beserta jawabannya Virus Zika ternyata sudah ada sejak tahun 1947 dan nama Zika sendiri berasal dari nama hutan di Uganda.
-
Ciri-ciri virus zika, penyebab dan cara pencegahannya Gejala penyakit ini menyebabkan kesakitan tingkat sedang yang berlangsung 2-7 hari.
-
Disebut WHO sebagai next pandemi, kenali apa itu virus zika dan cara pencegahannya Virus zika merupakan virus yang ditularkan oleh vektor artropoda seperti nyamuk, lalat, atau caplak.
Sementara, untuk delapan ibu hamil yang lain, dua di antaranya langsung memilih melakukan aborsi. Dua ibu hamil yang lain mengalami keguguran. Lalu, empat ibu hamil sisanya, dua orang dinyatakan melahirkan secara normal dengan bayi yang sehat dan dua orang lagi masih belum melahirkan.
Sebelumnya, diketahui bahwa terdapat enam ibu hamil yang melaporkan gejala terjangkit virus Zika pada trimester pertama. Enam ibu hamil ini juga yang diketahui kehamilannya mengalami keguguran dan terkena microcephaly, seperti yang dikutip dari TheVerge (26/2/2016).
Sementara, dua ibu hamil yang melahirkan bayi sehat melaporkan tanda-tanda terkena virus Zika pada trimester kedua dan ketiga. Dengan temuan ini, banyak yang menanyakan, apakah virus Zika hanya membahayakan ibu hamil pada trimester pertama usia kehamilan?
Menanggapi kasus ini, CDC mengatakan bahwa penyebaran virus Zika belum bisa dipastikan kapan tepatnya virus tersebut dapat menyebabkan keguguran atau terkena penyakit microcephaly. CDC hanya menjelaskan kalau ibu-ibu hamil tadi kemungkinan mengalami hasil kehamilan yang berbeda-beda lantaran pengaruh demam akibat infeksi virus Zika.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara mengonversi gambar jadi teks yang dapat diedit di Microsoft Word, pakai AI lebih cepat & gampang
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya