Cahaya tidak hanya memancar lurus tapi juga bergelombang

Cahaya tidak hanya memancar lurus tapi juga bergelombang
Techno.id - Pada dasarnya cahaya memiliki sifat merambat lurus menembus benda-benda yang bening. Sifat cahaya tersebut telah dikembangkan dalam sebuah penelitian yang menjadikan cahaya dapat terpancar dalam bentuk gelombang. Bahkan mata manusia saja belum menyaksikan fenomena cahaya ini. Bagaimana terjadinya cahaya yang lurus berubah ke bentuk gelombang?
Cahaya yang menakjubkan tersebut terjadi berkat percobaan pencintraan. Para Ilmuwan menciptakan visualisasi cahaya yang bersinar seperti gelombang. Anda akan melihat cahaya seperti pelangi yang bersinar layaknya gelombang ombak di lautan.
-
Manfaatkan cahaya, peneliti buat teknologi transmisi anti penyadapan Peneliti menggunakan teknologi khusus mirip noise cancelling pada headphone untuk membuat cahaya menjadi teknologi transmisi anti penyadapan.
-
Tak cuma keren, 10 cahaya di langit ini juga bikin bertanya-tanya Cahaya tak lazim di atas langit.
-
Rumus gelombang, pengertian, jenis, cepat rambat, contoh soal, dan cara mudah mengerjakannya Gelombang adalah fenomena yang melibatkan perambatan energi melalui medium atau ruang hampa.
Cahaya ini terbentuk akibat sebuah laser yang ditembakkan pada sebuah logam nanowire (sensor gambar). Sinar dari laser ini yang menjadikan partikel di dalam nanowire bergetar. Jika terdapat dua cahaya yang saling bertemu melewati nanowire, maka akan tercipta cahaya baru berbentuk gelombang, seperti yang dikutip dari Gizmodo.
Penelitian ini didasarkan pada peristiwa cahaya yang melewati nanowire. Para Ilmuwan menembakkan aliran elektron dalam nanowire. Ketika cahaya tersebut dipercepat maupun diperlambat maka akan terlihat perubahan kecepatan gambar. Perubahan ini yang terlihat di mata manusia seperti gelombang yang indah.
Seorang Ilmuwan, Fabrizio Carbone juga mengatakan bahwa, "Penelitian ini menunjukkan bahwa, untuk pertama kalinya kita bisa membuat film mekanika kuantum dan paradoxical secara langsung." Dengan adanya penelitian yang mengatur fenomena kuantum dengan skala nanometer ini akan menjadi terobosan baru tentang pencahayaan di masa depan.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar