Ilmuwan temukan bukti kehidupan di bumi lebih tua dari perkiraan

Ilustrasi bumi © 2015 MarcelClemens/ Shutterstock.com
Techno.id - Ilmuwan asal University of California Los Angeles (UCLA) telah menemukan bukti baru yang dapat mengungkapkan jika kehidupan di bumi lebih tua dari yang diperkirakan saat ini. Ya, tim peneliti menemukan bukti jika kehidupan di bumi sudah ada sejak 4,1 miliar tahun yang lalu atau 300 juta lebih tua dari yang diperkirakan selama ini.
Seperti dikutip dari NDTV (21/10/15), bukti yang dimaksud oleh para peneliti ini adalah sebuah mineral purba berjuluk Zircon yang baru-baru ini ditemukan di kawasan Jack Hills, atau sekitar 800 kilometer di sebelah utara Perth, Australia Barat. Di dalam Zircon tersebut tim peneliti menemukan grafit atau mineral dari unsur karbon yang dikenal sebagai bahan pembuat kehidupan yang terindikasi masih hidup.
-
Sudah berusia 4,5 miliar tahun, begini 7 foto Bumi di masa lalu Bumi disebut punya kondisi bak planet alien.
-
50 Contoh kalimat fakta ilmiah, pahami pengertian dan cirinya Kalimat fakta ilmiah umumnya memiliki dasar yang kuat dalam ilmu pengetahuan serta bisa diuji melalui eksperimen.
-
Fakta-fakta sains yang klop antara ilmuwan dengan penjelasan Alquran Dari penelitian itu, berhasil membuktikan kebenaran-kebenaran perihal ilmu sains yang dijelaskan dalam Alquran.
Menariknya, grafit yang ditemukan di dalam Zircon diklaim oleh para peneliti memiliki karakteristik unsur Carbon-12 atau 12C. Menurut peneliti, adanya unsur tersebut dalam grafit menunjukkan jika ada tanda kehidupan sejak 4,1 miliar tahun yang lalu karena unsur 12C biasanya identik dengan proses fotosintesis atau proses pembuatan makanan menggunakan bantuan sinar matahari yang identik dengan tanda-tanda kehidupan.
Alhasil berkat temuan baru ini, tim peneliti yakin jika kehidupan di bumi lebih tua dari yang diperkirakan selama ini dan muncul secara tiba-tiba. Meski, untuk menjadi bumi seperti sekarang para peneliti yakin dibutuhkan waktu ratusan juta hingga miliaran untuk bisa berevolusi.
Penampakan grafit pada mineral Zircon 2015 University California of Los Angeles
RECOMMENDED ARTICLE
- Ilmuwan ungkap penyebab gajah lebih 'kebal' kanker daripada manusia
- Homoseksual atau tidak dapat diketahui dari tes air liur
- Psikolog: Memberikan gadget kepada anak serupa dengan pelecehan
- NASA pastikan tanda-tanda adanya air di 'planet merah' Mars
- Ini bukti adanya aliran air di permukaan planet Mars
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya