Ilmuwan ungkap manfaat positif game FPS bagi otak

Ilustrasi game FPS © 2015 excellzone.com
Techno.id - Bagi banyak orang, manfaat dari sebuah game pada umumnya adalah untuk membuat otak menjadi rileks. Namun, tahukah Anda jika sebuah game ternyata juga dapat membawa manfaat positif lainnya bagi otak manusia?
Sebuah penelitian baru mengungkapkan, FPS (First-person shooter) adalah salah satu genre game yang dikatakan dapat membawa manfaat positif bagi otak. Bisa ditebak, manfaat yang dimaksud tak lain adalah reaksi cepat dari otak.
-
Orang yang kecanduan video games cenderung lebih jeli & teliti Sebuah studi tebaru menemukan hubungan antara kecanduan video game dan keterampilan observasi, efisiensi kognitif, dan pelaksanaan tugas.
-
Hobi main video game kekerasan bikin cowok nggak punya rasa bersalah! Cowok gamer wajib baca biar bisa introspeksi diri.
-
5 Manfaat main game di sela-sela kerja, bisa tingkatkan produktivitas Tak hanya itu, banyak juga manfaat yang bisa kamu dapatkan dari bermain game yang tak kamu sadari.
Sebagaimana dikutip dari Mirror (01/10), para ilmuwan percaya bahwa kecepatan dan ketangkasan yang dibutuhkan untuk bermain game FPS akan berdampak pada dunia nyata. Salah satu contohnya seperti cepat tidaknya memecahkan sebuah masalah.
"Game aksi jenis ini (FPS) pada umumnya memiliki keterkaitan dengan keterampilan pemain dalam meningkatkan perhatian, pengolahan otak, dan fungsi kognitif tingkat rendah melalui kognitif tingkat tinggi," ujar Dr Shawn Green.
Dr. Green, seorang ilmuwan yang turut andil dalam penelitian ini bahkan mengklaim jika game FPS memiliki manfaat positif yang lebih besar ketimbang sebuah game asah yang memang dirancang untuk meningkatkan fungsi kognitif pemainnya.
Menariknya, menurut Dr. Green, para pemain FPS ternyata tak hanya mampu meningkatkan reaksi otak untuk memecahkan sebuah masalah di dunia nyata. Akan tetapi, juga berdampak pada fungsi sosial dan beberapa kebiasaan lainnya.
"Secara umum, sifat dari game bergenre FPS membuat para pemainnya cenderung lebih aktif belajar dan akan menerima umpan balik yang lebih informatif. Ini lebih efektif daripada belajar secara pasif," imbuhnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar