Negara ini bangun industri pertanian vertikal terbesar di dunia

Ilustrasi industri pertanian vertikal © 2015 irrd.gov.vn
Techno.id - Pertanian memiliki peran penting dalam rantai makanan suatu kehidupan. Banyak sumber makanan yang diproduksi dari bidang industri pertanian. Seiring bertambahnya penduduk di muka bumi ini, lahan pertanian ikut terkikis dan wilayahnya sudah mulai tergantikan dengan bangunan-bangunan yang menjulang tinggi. Hal ini yang membuat negara New Jersey khawatir. Mereka mencemaskan terjadinya pemutusan rantai makanan karena sumber bahan pangan mulai berkurang. Untuk menghindari kejadian tersebut New Jersey membangun industri pertanian vertikal indoor dari bekas pabrik di Newark.
New Jersey memulai kehidupan baru itu dengan membangun industri pertanian vertikal indoor yang bakal menjadi sumber pasokan makanan ratusan ribu orang. Negara tersebut menargetkan dapat menghasilkan 900 ton tanaman per tahun yang tumbuh bertingkat menantang langit. Beberapa tanaman yang dikembangbiakkan dalam gedung bertingkat itu di antaranya kangkung, kubis, kol, selada, dan masih banyak lagi.
-
Apartemen ini tak cuma jadi hunian, tapi juga jadi hutan vertikal Apartemen sekaligus hutan vertikal pertama di dunia.
-
8 Cara mudah membuat vertical garden di rumah, bikin udara sejuk Banyak manfaat yang kamu dapat ketika rumahmu memiliki vertical garden
-
Cara menanam hidroponik vertikal, solusi untuk lahan sempit Tanaman hidroponik adalah merupakan sistem bercocok tanam yang mengedepankan material pengganti tanah, yaitu air, spons, kapas, bahkan beton.
Memang tak mengejutkan, di negara tersebut mayoritas mata pencariannya adalah bertani. Oleh karenanya, warga Ironbound di Newark memanfaatkan bekas bangunan pabrik baja sebagai industri pertanian. Jika pembangunan gedung bertingkat yang penuh tanaman itu telah selesai pengerjaannya maka bisa dipastikan bakal menjadi industri pertanian indoor terbesar di dunia. Pasalnya, gedung tersebut telah memakan tempat seluas 21.000 meter persegi.
Dalang di balik terciptanya gedung tersebut adalah perusahaan AeroFarms. Perusahaan ini menggunakan teknologi terkini yang menggunakan menara tinggi dengan aeroponik LED untuk memacu pertumbuhan segala macam tanaman dan sayuran hijau. AeroFarms mengklaim bahwa metode yang mereka buat, 75 kali lebih produktif dari pertanian tradisional di luar ruangan. AeroFarms juga memastikan bahwa semua tanamannya akan bebas dari bahan kimia pestisida. Namun yang terpenting, teknologi milik industri pertanian ini bisa menghemat air hingga 95 persen, seperti yang disadur dari Gizmodo (10/7/15).
Untuk membangun industri pertanian vertikal ini, AeroFarms menghabis dana sebesar $ 30 juta atau sekitar Rp 398 miliar. Apabila tahap pertama pembangunan berjalan lancar, maka industri pertanian vertikal indoor ini akan dibuka pada bulan Oktober 2015.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya