Fitur baru Twitter ini bisa rusak mood user saat membuka timeline

Ilustrasi Twitter © 2015 Denys Prykhodov/ Shutterstock.com
Techno.id - Setelah mengurungkan rencana untuk menyesuaikan timeline penggunanya seperti milik Facebook, Twitter memberikan ganti update lain. Sayangnya, pembaruan ini berpotensi memunculkan kubu kontra lagi seperti penjiplakan timeline media sosial milik Mark Zuckerberg itu.
Ya, Twitter Selasa (09/02/12) waktu setempat telah mengenalkan First View, sebuah medium eksklusif untuk pihak-pihak yang berniat mengiklankan produknya di medsos berlambang burung itu dalam durasi 24 jam. Mengapa eksklusif? Karena iklan yang mengandung konten video itu akan langsung muncul di urutan atas timeline user begitu mereka membuka Twitter lewat aplikasi mobile maupun website.
-
Terus menurun, berapa pengguna Twitter di dunia sekarang? Walau pengguna menurun, pemasukan perusahaan yang dipimpin Jack Dorsey itu tetap tumbuh.
-
Bersiaplah tweeps, Twitter berencana kaitkan tweet Anda dengan iklan Selain mengkaitkan, Twitter juga berencana me-repost setiap tweets yang berkaitan atau mengusung produk atau brand tertentu.
-
Buat betah pengguna, Twitter hadirkan fitur "Who to Follow" Fitur ini khusus hadir di timeline Twitter versi mobile untuk pengguna Android dan iOS.
Ini artinya, timeline Anda bakal lebih sesak dengan iklan ketimbang tweet dariuser lain yang Anda butuhkan. Sebab, Promoted Tweets juga masih berseliweran.
Fitur First View di Twitter
2016 Twitter
Kendati tak 100 persen menyenangkan bagi tweeps yang membenci terlalu banyak iklan, fitur ini diyakini bakal menjadi alat yang maksimal untuk pengiklan. Sebab, mereka bisa menjangkau user lebih banyak dan pasti. First View juga bisa dimanfaatkan sebagai spot istimewa untuk mempresentasikan visual story yang apik dari sebuah brand.
Untuk sementara, First View baru digulirkan di Amerika Serikat. Namun dalam beberapa bulan, Twitter akan menyebarkan update ini secara global.
Belakangan, terendus bahwa banyak pengguna Twitter yang 'melarikan diri'. Menurut Jan van Vonno, seorang peneliti senior IDC,ada kemungkinan besar mereka bermigrasi ke platform yang lebih cocok dengan mereka, yakni WhatsApp.
"Meski saya tidak memiliki data statistik yang mendukung hal ini, saya pikir semua orang tak akan ada yang menyangkal bahwa WhatsApp telah menggantikan sebagian besar percakapan di Twitter, " terangnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar