Twitter umumkan, CEO berikutnya wajib bekerja full time
Techno.id - Beberapa hari setelah pengunduran diri Dick Costolo, Twitter mengumumkan bahwa CEO yang nantinya akan memimpin jejaring sosial berlambang burung tersebut haruslah seorang yang mampu bekerja full time. Dengan demikian, secara tak langsung membuat kesempatan Jack Dorsey pendiri dari Twitter untuk menduduki posisi CEO tersebut kian tertutup.
Seperti dilaporkan oleh NDTV (23/6/15), selain mengurus Twitter, Dorsey juga saat ini tengah menjadi CEO bagi perusahaan pembayaran mobile yang sedang sangat berkembang, Square. Kenyataan ini membuat langkah Dorsey untuk menduduki posisi CEO akan jadi semakin sulit, karena komite hanya akan mempertimbangkan calon yang mampu berkomitmen secara penuh untuk memimpin perusahaan yang saat ini dikabarkan sedang mengalami penurunan saham.
-
Co-founder Twitter jadi CEO permanen Twitter? Co-founder Twitter, Jack Dorsey kabarnya bakal kembali memimpin Twitter sebagai CEO permanen
-
Twitter dikabarkan bakal segera miliki CEO baru Dari rumor yang beredar, Senin 24 Agustus besok perusahaan berlambang burung itu akan menentukan siapa pengganti Dick Costolo.
-
CEO baru Twitter sudah berniat 'rumahkan' ribuan karyawannya Belum genap seminggu menjabat, CEO baru Twitter Jack Dorsey sudah dilaporkan akan 'rumahkan' sekitar 4.200 karyawannya dari semua divisi
Untuk memuluskan rencananya ini, Twitter bahkan dikabarkan telah menyewa perusahaan pencari calon eksekutif, Spencer Stuart untuk membantu mengidentifikasi calon CEO dan menemukan sosok CEO yang cakap untuk memimpin dan mengurai masalah yang terjadi pada perusahaan tersebut. Perlu Anda ketahui, Twitter saat ini memang sedang mengalami masa sulit, bahkan saham Twitter sempat jatuh menuju level 0,6 persen.
Mari doakan saja, semoga strategi Twitter dalam mencari CEO yang mampu bekerja full time dapat berjalan dengan lancar, sehingga jejaring sosial tersebut mampu kembali bangkit dari keadaan finansial yang cukup kacau.