Clevio, asah kemampuan para pengembang anak Indonesia

Ilustrasi kreatif © 2015 techno.id
Techno.id - Industri kreatif berbasis digital di Indonesia semakin ramai dengan semakin banyak perusahaan rintisan alias startup yang lahir. Namun, hal berbeda dengan yang dilakukan startup Clevio Coder Camp yang menyediakan pelatihan pembuatan aplikasi dan coding.
Saya gak berharap untuk membuat startup sendiri. Tapi saya berharap bisa lahirkan bibit-bibit anak kreatif yang mampu membuat produk digital kreatif dan bangun startup punya mereka di masa depan, kata Aranggi Soemardjan, CEO dan Founder Clevio.
-
5 Fakta IDCamp 2021, program pengembangan talenta digital anak muda Program ini telah memberikan beasiswa kepada puluhan ribu anak muda
-
Telkomsel latih remaja jadi pengembang digital NextDev Junior menjadi sebuah program pelatihan pembuatan aplikasi mobile bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
-
Indosat Ooredoo dan Snap luncurkan IDCamp Augmented Reality Creator Program untuk memberdayakan talenta muda
Cucu dari sosiolog kenamaan Selo Soemardjan itu mengaku perusahaan yang didirikannya sejak bulan Mei 2013 telah meluluskan banyak pengembang anak yang sangat potensial. Ia mengakui bakat dan kemampuan anak di Indonesia sangat baik soal membuat aplikasi maupun game.
Clevio sudah meluluskan lebih dari 600 anak yang belajar membuat aplikasi digital, karya mereka bagus-bagus lho. Sekarang ada sekitar 150 anak yang masih menimba ilmu coding di Clevio, ujar Aranggi sewaktu ditemui tim Techno.id.
Tak hanya belajar coding, anak-anak di Clevio terbilang sensitif dalam menanggapi berbagai isu sosial yang ada di masyarakat. Buktinya, produk buatan pengembang anak di Clevio memiliki tema asap, penembakan kapal asing yang mencuri ikan serta banyak ide lain yang menjadi masalah di tengah masyarakat.
Sekarang Clevio sedang getol melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk menyediakan wadah dan kompetisi bagi para pengembang anak yang ada di dalamnya. Indosat jadi salah satu mitra yang digandeng Clevio untuk membawa anak-anak didiknya berpacu menghadirkan produk terbaik yang dimilikinya.
Akhir pekan lalu, tak kurang dari 100 pengembang anak Clevio adu kemahiran melahirkan aplikasi maupun ide aplikasi di Pinisi Edutainment Park, Jakarta. Indosat memberikan bermacam-macam hadiah bagi para pengembang anak yang keluar sebagai pemenang beserta kesempatan mempublikasikan karyanya di toko aplikasi Android, Google Play Store.
RECOMMENDED ARTICLE
- Wadahi pelaku pegiat industri kreatif, Popcon Asia digelar lagi
- CMO KLN: Industri digital Indonesia dalam keadaan "panas"
- Ini faktor penghambat pertumbuhan industri digital Indonesia
- Bosan dijajah, pelaku startup Indonesia rencanakan kebangkitan
- Perilaku masyarakat modern merupakan lahan baru e-commerce
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya