Dibikin secara kebetulan, KebunBibit kini kumpulkan Rp500 juta/bulan

Ilustrasi KebunBibit.id © 2015 KebunBibit
Techno.id - Pemain di jual-beli fashion dan gadget via online di zaman sekarang memang sudah banyak dan biasa. Bagaimana dengan jual-beli tanaman?
Untuk urusan ini, KebunBibit.id ahlinya. Startup asal Malang ini adalah e-comerce yang memiliki keunikannya tersendiri karena menggarap sektor hijau yang benar-benar masih 'hijau'. Beragam tumbuhan, mulai dari tanaman hias hingga tanaman obat, mereka pasarkan langsung ke konsumen.
-
Raup revenue Rp500 juta/bulan, CEO KebunBibit: Kita jualannya 'ngawur' Kuncinya ternyata ada di diferensiasi produk.
-
DO IPK 1 koma, Steve sukses bisnis tanaman beromzet Rp 400 juta/bulan Bisnis yang diberi nama Kebun Bibit ini, sekarang telah memiliki dua kebun besar yang berada di daerah Bojonegoro dan Batu, Malang.
-
Tips sukses bisnis dari Steve, DO kuliah dengan IPK 1 koma Ada berbagai eksperimen yang harus dilalui oleh Steve agar tercipta formula yang pas dalam berbisnis.
"Pertamanya itu kebetulan, " Steve Stanley mengawali kisah berdirinya KebunBibit kepada Techno.id. Pada Juni 2012, CEO dan founder KebunBibit itu mulai mencoba berjualan tanaman hias lewat dunia maya. Jejaring sosial Facebook dan BlackBerry Messenger menjadi segelintir jalan pemasaran utamanya saat itu.
Steve Stanley, CEO dan founder KebunBibit
2015 KebunBibit
"Waktu itu saya mau buka toko online, tapi bingung, 'toko online apa ya yang bisa?'," aku Steve. Sebelum menekuni bisnis jual-beli tanaman, ia menceritakan kalau dulunya sempat mencoba beragam bisnis, termasuk jual-beli hewan. Namun menurutnya, tanaman hiaslah komoditas yang lakunya paling cepat.
Dua bulan berselang, tepatnya 13 Agustus 2012, situs KebunBibit.id akhirnya diluncurkan.
Di awal kelahiran KebunBibit, Steve menangani banyak hal sendirian. Tak hanya berbelanja produk, urusan marketing sampai mengelola website ia tangani sendiri sembari belajar secara otodidak. Steve pun tak menyangkal kalau KebunBibit awalnya masih asal-asalan.
"Sebisa mungkin yang penting online," pria asal Cepu tersebut berprinsip.
Kini, di usianya yang hampir menginjak tahun keempat, KebunBibit semakin kuat. Dari dulunya baru mengirimkan enam paket per hari, kini mereka sudah menangani ratusan transaksi. Revenue KebunBibit menurut Steve juga sudah meningkat, yakni hingga Rp500 juta per bulan.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya