Menkominfo: Masalah Indonesia bisa dipecahkan lewat startup

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara © 2015 Denny Mahardy/ Techno.id
Techno.id - Kepada para finalis The NextDev Telkomsel, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, berbagai persoalan yang ada di Indonesia sebenarnya bisa diselesaikan oleh para startup Tanah Air.
-
Menkominfo siapkan tujuh program untuk lima tahun ke depan Program-program pemerintah ini akan membuat Indonesia siap dengan persaingan global
-
Cuap-cuap soal potensi Indonesia, basi! Potensi Indonesia sebagai pasar seharusnya bisa dimanfaatkan untuk bisnis orang Indonesia juga.
-
Menko Kemaritiman Luhut ajak santri Banyuwangi kembangkan startup "Jangan menyerah, selama ada kemauan di situ ada jalan," ujar Luhut.
Ia pun kemudian mencontohkan tentang persoalan ketahanan pangan, energi, dan kelautan yang dihadapi Indonesia. Menurutnya, teknologi juga memiliki peran di dalamnya. Misalnya, dalam urusan rantai distribusi.
"Pemerintah itu, fokus di salah satunya ketahanan pangan. Di mana kalau kita tahu sistem distribusi di sektor ini, juga masih ada permasalahan. Bisa saja dengan teknologi, mampu menjadi jalan keluar dari persoalan rantai distribusi tersebut. Kemudian ada energi dan kelautan. Itu juga banyak. Dari sisi nelayan misalnya, pasti memiliki permasalahan sendiri," ujarnya sebagaimana dikutip dari Merdeka, Sabtu (24/10).
Menurut pria yang juga akrab disapa Chief RA itu, semakin jeli permasalahan yang ada, maka potensi untuk sukses juga semakin terbuka lebar. Terlebih lagi, jika para startup Tanah Air bisa memecahkan suatu permasalahan besar di Tanah Air, maka kesuksesan yang lebih besar pun bakal tercapai.
"Intinya, makin sulit masalah yang akan dipecahkan, maka peluang kesuksesannya pun juga akan semakin besar. Kuncinya itu," sambungnya.
Dalam membuat aplikasi yang berkualitas, menurutnya, adalah sesuai dengan permasalahan yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat. Sayangnya, hal ini masih belum optimal mengingat dana startup di Indonesia masih banyak yang berasal dari pihak swasta.
"Singapura dan Brunei tawarkan pendanaan untuk startup. Brunei kasih (dana) ke startup 50.000 dollar Brunei," tandasnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar