Pasca tutup bisnis di 2 negara, Zalora juga ditinggalkan pendirinya

Ilustrasi Zalora © 2015 facebook.com/zaloraglobal
Techno.id - Minggu lalu, Rocket Internet perusahaan yang membawahi beberapa bisnis e-commerce di Asia resmi menutup bisnis Zalora di dua negara yakni Vietnam dan Thailand. Langkah ini kabarnya terpaksa diambil Rocket Internet untuk efisiensi budget jelang menghadapi tahun anggaran 2016.
Belum reda rasa terkejut pasar akan langkah Rocket Internet menutup dua bisnisnya tersebut, baru-baru ini perusahaan yang juga membawahi Lazada dan Food Panda itu dilaporkan telah ditinggal oleh pendirinya. Ya, Harry Markl sang Managing Director di kantor Singapura yang juga co-founder diketahui telah mengundurkan diri dari perusahaan.
-
6 Ritel ternama yang akhirnya gulung tikar, imbas e-commerce? H&M adalah ritel besar teranyar yang gulung tikar.
-
Emirsyah Satar: Kami merancang MatahariMall agresif di Indonesia Chairman MatahariMall ini buka-bukaan soal strategi bisnis pendatang baru di dunia e-commerce tersebut.
-
Mantan bos Garuda bergabung dengan perusahaan e-Commerce MatahariMall MatahariMall semenjak dirilis telah mencatatkan tiga orang hebat untuk memperkuat unit bisnis dari Lippo Group di sektor e-Commerce
Sebagaimana dilansir oleh TechCrunch (20/4/16), tak diketahui secara pasti alasan pengunduran diri orang penting di jajaran eksekutif Zalora tersebut. Namun dari rumor yang beredar, manajemen Zalora dan Rocket Internet diketahui sedang mengalami pergolakan karena sistem pengawasan bisnis yang diklaim 'kolot'.
Selain itu, dari rumor diketahui jika Markl terlibat cek-cok dengan Global Fashion Group (GFG), perusahaan payung Rocket Internet yang mengatur situs e-commerce fashion di seluruh dunia. Permasalahan kabarnya bermula dari perbedaan visi antara Markl dan GFG yang berujung pada keluarnya Markl dari perusahaan yang didirikannya sejak 2012 itu.
Setelah Markl memutuskan hengkang dari perusahaan, beberapa eksekutif juga dilaporkan mengikuti jejaknya. Mereka adalah Avni Pundir Managing Director Zalora, CFO Zalora Cooper McGuire, dan Dione Song Head Zalora Singapura.
RECOMMENDED ARTICLE
- Keuangan sedang tak stabil, bisnis Zalora di beberapa negara dijual
- Rayakan ultah ke-4, Zalora siapkan dua perayaan spesial
- 5 Alasan ini yang bakal bikin Anda ingin berkarir di startup
- Berkat Harbolnas 2015, Zalora kedatangan 32 persen pelanggan baru
- Zalora bakal sebarkan 'demam diskon' Desember ini, jangan ketinggalan!
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar