"Pertumbuhan startup bergantung pada kebutuhan pengguna, bukan lokasi"

Ilustrasi startup © 2015 techno.id
Techno.id - Di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, saat ini tren pertumbuhan startup memang sedang menanjak. Namun ternyata, di luar Pulau Jawa, masih banyak startup yang terus menggeliat dan tumbuh dengan baik. Salah satunya ialah PT Paprika Multi Media, pengembang aplikasi cashback point bernama Paprika yang berbasis di Medan.
Meski jauh dari ibu kota, Paprika optimistis terus berkembang. Kalvin Yap, founder dan CEO PT Paprika Multi Media, pun mengamini kalau Medan tidak selevel dengan sejumlah kota besar yang memiliki startup bertaraf nasional.
-
Terhitung sejak sebulan lalu, user Paprika tumbuh lebihi 2 kali lipat Paprika kini sudah menaungi 12 ribu user dengan jumlah active user di atas angka 2.500.
-
Kenalkan Highlight, cari menu enak di Paprika jadi lebih mudah Highlight juga bakal memberitahukan pada user begitu ada acara spesial yang dihelat oleh outlet, sehingga Anda pun tak 'mati gaya'.
-
Startup Sprint umumkan sepuluh startup terbaik Pertumbuhan infrastruktur internet di Indonesia memberi peluang bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi lokal untuk tembus ke pasar global.
Akan tetapi, ia percaya bahwa kemajuan sebuah startup tidak ditentukan oleh lokasi asal startup itu. Contohnya terpapar jelas dari hasil yang diraih Paprika, yang sanggup mendatangkan 5.000 user dalam waktu enam minggu pasca diluncurkan.
"Saat ini, Medan agak sedikit terlambat jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Namun, pertumbuhan startup pada umumnya lebih bergantung pada kebutuhan pengguna daripada lokasi atau kota startup tersebut berada atau berasal," papar Kalvin saat dihubungi tim Techno.id melalui surel (23/08/15).
Kalvin juga memaparkan secara singkat kalau ekosistem startup di Medan cukup baik. Bahkan, sudah ada sejumlah startup ternama yang lahir dari ibu kota provinsi Sumatera Utara tersebut. Contohnya Ottencoffee yang telah mendapatkan Serie A funding dari East Ventures.
PT Paprika Multi Media sendiri didirikan pada bulan Oktober 2014. Pada 18 Juni 2015, mereka merilis Paprika dalam versi beta. Setelah sekitar tiga minggu mengumpulkan feedback dari orang terdekat sekaligus melakukan training pada outlet-outlet pendukung, Paprika akhirnya dirilis pada 9 Juli 2015 sebagai aplikasi Public Beta. Paprika kini bisa diunduh di Google Play Store.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar