3 Usulan untuk domain .id dari Diskusi Umum Terbuka PANDI

Ilustrasi domain Indonesia (.id) © 2015 pandi.or.id
Techno.id - Dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan Indonesia ke-70 yang jatuh pada 17 Agustus 2015 kemarin, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) secara resmi merilis domain .id. Sayangnya, harga ekstensi domain khas Indonesia ini masih relatif mahal dibandingkan top level domain lain sekelas .com atau .net.
Selain itu, mahalnya harga domain .id seolah kian diperparah dengan proses registrasi yang rumit. Alhasil, berbagai usulan domain .id agar dibuat lebih 'merakyat' pun mulai diserukan, seperti dalam sebuah Diskusi Umum Terbuka (DUT) yang baru saja digelar PANDI.
-
Strategi PANDI wujudkan wacana satu juta domain id Wacana satu juta domain id oleh pemerintah RI melalui Kemkominfo mendapat apresiasi oleh lembaga PANDI. Berikut strategi PANDI mewujudkannya:
-
Ini rekomendasi PANDI untuk pemerintah perihal domain desa.id Ada tiga rekomendasi PANDI yang diberikan untuk pemerintah perihal domain desa.id. Apa saja ketiga rekomendasi tersebut?
-
9 domain terbatas ini dilelang Apakah Anda berminat untuk memiliki beberapa domain ini?
Di dalam DUT, ada tiga gagasan untuk domain .id dari para peserta diskusi yang saat ini tengah ditampung. Pertama adalah rancangan kebijakan jaminan registran. Kedua adalah penurunan biaya tahunan domainbiz.id dan danmy.id. Ketiga adalah perubahan aturan penamaan domain .id.
Adapun gagasan pertama, jaminan registran disusun oleh pihak PANDI. Menurut lembaga tersebut, usulan pertama ini diperlukan agar para pendaftar nama domain dapat memberikan data yang dapat dijamin kebenarannya. Sementara itu, penggagas kedua disusun oleh CBN Registrar (registrar PANDI).
Menurut seorang perwakilan CBN Registrar Achmad Yahya Sjarifuddin, domain untuk UMKM ini (domainbiz.id dan danmy.id) masih dikenakan biaya resmi sebesar Rp 100.000. Padahal secara de facto, domain ini sudah mendapatkan potongan harga sebesar 50 persen (program promosi PANDI) sejak tahun 2014 lalu.
Sedangkan Rumahweb, registrar PANDI yang lain mengaku menjadi penggagas di usulan ketiga. Menurut perusahaan hosting lokal itu, peraturan registrasi nama domain .id yang harus sesuai dengan nama institusi dianggap berpotensi mengurangi minat para calon penggunanya.
Padahal, domain .id sendiri merupakan domain level dua. Yang artinya, peraturan semacam itu tidak seharusnya diberlakukan. "Peraturan semacam ini membuat banyak pendaftar yang kemudian memilih nama domain lain," ujar Yusuf Nurrachman, perwakilan Rumahweb sebagaimana dikutip dari Merdeka, Kamis (10/09).
Para peserta DUT pun pada akhirnya sepakat jika ketiga usulan ini nantinya akan disampaikan kepada Forum Nama Domain Indonesia. Dan sebagai pemangku tertinggi kebijakan nama domain di Indonesia, Forum Nama Domain akan mengambil keputusan akhir yang nantinya akan disahkan sebagai kebijakan PANDI.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar