Asus pede luncurkan produk baru ditengah prediksi melorot pasar tablet

Asus ZenPad 7.0 © 2015 Asus
Techno.id - Kabar soal menurunnya pasar tablet di seluruh dunia tampaknya tak mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan pembuat perangkat mobile tersebut. Vendor asal Taiwan Asus misalnya yang masih berani memasarkan tablet terbaru buatannya di tengah banyaknya prediksi penurunan penjualan tablet.
Kabar dari prediksi penjualan tablet turun memang kita dengar. Menurut kami yang terjadi bukan penurunan penjualan, tapi lebih ke pasar yang sudah lebih stabil daripada sebelumnya yang meningkat secara drastis, kata Pratiwi Winata, Tablet Product Manager Asus Indonesia.
-
Ini penyebab penjualan tablet kian lesu Akan tetapi, analis juga memprediksi kalau tren negatif ini mungkin saja bakal berubah berkat strategi baru yang coba diterapkan vendor tablet.
-
Penjualan tablet Android semakin terpuruk di tahun 2016 Penjualan tablet di tahun 2016 akan menurun dari 10 sampai 20 persen.
-
Penjualan tablet di Indonesia akan meningkat hingga 8 persen Tahun ini, penjualan tablet di Indonesia diprediksi akan meningkat sebesar 8 persen.
Hal tersebut diamini Rex Lee selaku APAC General Manager Asus. Ia menyebutkan kondisi terkini pasar tablet yang dihadapi lebih stabil daripada di fase awal ketika produk ini meramaikan pasar perangkat mobile di seluruh dunia. Meski begitu, Asus tetap optimis perangkat tablet masih memiliki peminat yang perlu dilayani.
Permintaan pada perangkat tablet masih ada, bahkan mungkin sekarang peminat tablet sudah lebih spesifik karena kecenderungannya yang beli tablet ialah pemilik tablet sebelumnya. Mereka perlu perangkat lebih baik secara kualitas dan spesifikasi, ini peluang bagi kami menjawab kebutuhan pasar, ujar Rex Lee sewaktu dijumpai tim Techno.id.
Di acara peluncuran seri terbaru tabletnya, Asus memaparkan bahwa penjualan perangkat tablet miliknya masih tetap tumbuh secara signifikan. Pertumbuhan yang didapatkan Asus secara tahun ke tahun dari tahun 2014 ke 2015 diklaim mencapai angka 386 persen.
Secara kondisi pasar kita melihat permintaan untuk perangkat tablet masih ada, di Indonesia orang masih cukup banyak orang beli tablet. Potensi pasar juga masih ada, kita mendapatkan pertumbuhan tinggi kok. Sekarang kita kan masih nomor tiga, maunya bisa jadi nomor dua atau nomor satu, tandas Pratiwi.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya