Bendung Netflix, Kemkominfo usulkan 3 rekomendasi

Ilustrasi Netflix © 2016 Netflix
Techno.id - Pro dan kontra soal hadirnya Netflix ke Indonesia masih kencang berhembus. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengaku sudah melakukan pengkajian dan pembahasan soal kehadiran layanan streaming video dari Amerika Serikat tersebut.
"Kemkominfo sedang membahas masalah ini dilihat dari Undang-undang (UU) Telekomunikasi, UU Penyiaran dan UU ITE termasuk UU Pornografi," kata Ismail Chawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo.
-
Masyarakat Telematika sarankan Netflix diblokir Wah, ada apa ya?
-
Belum ikuti aturan, jalur akses Netflix diblokir keluarga besar Telkom "Kami blokir Netflix karena tidak memiliki izin atau tidak sesuai aturan di Indonesia, dan banyak memuat konten yang tidak diperbolehkan..."
-
Netflix resmi masuk Indonesia, wow! Memanjakan para penggemar streaming serial TV dan film.
Ismail menyatakan layanan berbayar nantinya tidak hanya Netflix karena kemungkinan layanan serupa akan banyak bermunculan. Pertimbangan tidak mungkin resisten pada teknologi diklaim bakalan jadi salah satu alasan sikap adaptif pemerintah supaya masyarakat tetap bisa menerima manfaat dari layanan tersebut.
"Namun dalam menghadapi kemajuan tersebut kita tetap mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Karena itu, Kominfo sejak kemarin telah melakukan kajian dan pembahasan ditinjau dari beberapa aturan dan UU," ucap pria yang akrab dipanggil Isca itu.
Pembahasan dan diskusi sementara yang dilakukan tim dari Kemkominfo terkait masuknya Netflix disebutkan telah memiliki 3 poin rekomendasi. Namun rekomendasi ini masih belum final dan tidak tertutup kemungkinan memiliki rekomendasi lainnya.
"Pertama, Netflix harus ada izin sebagai penyelenggara Konten provider dengan syarat harus jadi BUT atau badan usaha tetap atau kerjasama operator. Kedua, Netflix cukup mendapat izin Menteri dan ketiga Netflix harus mendaftar sebagai Penyelenggara sistem elektronik dengan ketentuan konten yg dimuat harus complay dgn UU ITE," jelas Isca melalui layanan pesan instan.
Netflix secara resmi mengumumkan ekspansinya ke pasar pengguna Indonesia sejak 7 Januari 2016 pada ajang Consumer Electronis Show (CES) 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat. Indonesia masuk dalam daftar dari 130 negara baru dari ekspansi bisnis perusahaan yang bermarkas di Los Gatos, California, Amerika Serikat tersebut.
D Indonesia, Netflix menawarkan beberapa paket sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Banderol yang ditawarkan Netflix untuk paket standar Rp 109 ribu, paket premium Rp 139 ribu, paket premium Rp 169 ribu tapi di bulan pertama sejak mendaftar semua penggunanya masih diberikan akses bebas biaya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar