Mengapa wanita jarang terjun di industri teknologi? Ini 3 alasannya

Ilustrasi pegawai wanita © 2015 abovethelaw.com
Techno.id - Tak bisa dipungkiri, fakta yang ada sekarang menunjukkan bahwa wanita bukanlah "pemeran utama" di industri teknologi. Meski sejumlah perusahaan besar, seperti Apple, sudah mencoba untuk lebih terbuka dengan kehadiran wanita di timnya, nyatanya dampak dari strategi tersebut belum maksimal.
Sebenarnya, apa yang melatarbelakangi terlalu dominannya para pria dibanding wanita di sektor teknologi?
-
Dunia teknologi masih didominasi pria ketimbang wanita Sebenarnya, developer IT perempuan lebih unggul ketimbang developer IT laki-laki.
-
Ini 3 jalan agar populasi wanita di industri TI makin banyak Berbekal pengalaman selama hampir 15 tahun di industri ini, berikut usulan COO Facebook.
-
Acara ini membuktikan wanita juga bisa mendominasi di lingkungan kerja Wanita berkarir hingga menjadi pemimpin, kenapa nggak?
Menurut penelusuran dari NextGeneration, setidaknya ada tiga jawaban yang logis dari pertanyaan di atas. Pertama, stereotipe gender yang sudah terlampau kuat di masyarakat. Anggapan bahwa pria lebih mumpuni dalam hal sains, teknologi, teknik, dan matematika seperti meracuni para wanita bahwa kaumnya tak bisa berbuat banyak dalam hal ini. Hal ini berdampak pada rencana ke depan mereka. Tak ayal, perbandingan pria dan wanita yang berminat untuk berkarir di sektor di atas cukup timpang, yakni 4:1.
Dampaknya, karena hanya sedikit wanita yang ingin terjun di bidang itu, maka perusahaan pun kekurangan SDM wanita. Makanya, proses penjaringan pegawai baru di industri teknologi berdasarkan jenis kelaminnya kerap tak seimbang.
Terakhir, menurut riset dari American Sociological Review, manajer cenderung ingin merekrut pegawai yang serupa secara kultur, entah itu dari hobi, pengalaman, maupun hal lainnya. Hal ini semakin membuat peluang wanita untuk berkarir di industri teknologi kian tipis.
RECOMMENDED ARTICLE
- Antara Apple, Google, dan Microsoft, mana yang "welcome" pada wanita?
- Porsi pegawai wanita di Apple bertambah 1 persen
- Sering duduk saat bekerja buat wanita rentan terserang kanker payudara
- Di masa depan DNA bakal jadi pengganti hard drives
- Buat baterai ponsel bertahan 4 kali lebih lama dengan teknologi ini
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya