Menkominfo tagih pusat inovasi yang dijanjikan Huawei

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara © 2015 Denny Mahardy/ Techno.id
Techno.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Rudiantara kembali mengingatkan komitmen Huawei dalam membangun pusat inovasi di Tanah Air. Ia pun menegaskan, pusat inovasi yang dicanangkan vendor asal Tiongkok itu harus direalisasikan.
Bulan Mei lalu, pihak Huawei memang sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemkominfo. Oleh sebab itu, pria yang juga akrab disapa Chief RA ini berniat menagih kembali tanda tangan yang diberikan pihak Huawei kala itu.
-
Ngebet lahirkan banyak teknopreneur, Menkominfo gandeng Huawei Program penyediaan fasilitas inovasi ini diklaim sejalan dengan misi pemerintah yang ingin menciptakan 1.000 teknopreneur hingga tahun 2020.
-
Huawei siapkan smartphone asal Indonesia Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tak membuat justru membuat Huawei semakin produktif. Apa kiatnya?
-
Penuhi TKDN, Huawei lebih pilih gandeng mitra lokal Huawei: "Ada beberapa faktor. Soal pajak atau apapun belum bisa kami ungkapkan."
"Yang namanya sudah tanda tangan kan artinya berjanji. Jadi, kita akan tetap kejar (Huawei) untuk mendirikan pusat inovasi di sini (Indonesia)," ujarnya sebagaimana dikutip dari Merdeka, Jum'at (04/12).
Menanggapi hal itu, Senior Corporate Communication Manager Huawei, Yunny Christine mengatakan bila kelanjutan rencana (pusat inovasi) masih dalam tahap penyusunan perjanjian kerja sama. "Masih dalam tahap pembuatan. Kira-kira awal tahun 2016 terlaksana," paparnya.
Sebelumnya, CEO Huawei Indonesia, Sheng Kai pernah mengatakan bahwa perusahaan yang dipimpinnya telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Bahkan, ia dan perusahaannya juga bersedia menyediakan fasilitasnya.
"Kami tidak hanya mengembangkan SDM lokal, tapi juga menyediakan akses pendidikan, pelatihan bidang TI, penelitian dan pengembangan tentang inovasi dan konsep teknologi, serta memberdayakan pakar teknologi Huawei dalam memberikan konsultasi di bidang TIK," ujar Kai saat itu.
RECOMMENDED ARTICLE
- Kasus tenaga kerja ilegal Huawei, Menkominfo: Melanggar ya melanggar
- Pemerintah siap basmi penipuan lewat telepon seluler, ini strateginya
- Soal pegawai ilegal, Huawei Indonesia siap patuhi prosedur pemeriksaan
- Menkominfo terus kejar revisi UU ITE
- Tahukah Anda negara rugi Rp6,6 miliar karena pengunduh lagu ilegal?
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar