PKBI Jateng ajak remaja lebih banyak gali manfaat positif internet

Ilustrasi remaja mengakses situs "dewasa" © 2015 junpinzon / Shutterstock.com
Techno.id - Tren penggunaan internet terutama media sosial yang cukup tinggi di kalangan remaja Indonesia saat ini membuat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia wilayah Jawa Tengah (Jateng) menghimbau kepada para remaja untuk memanfaatkan internet secara positif. Menurut Elisabet S.A. Widyastuti, Ketua PKBI Jateng, banyak remaja saat ini belum mengetahui betapa besar manfaat positif yang bisa digali dari internet sehingga menurutnya diperlukan proses edukasi yang cukup serius.
Lebih lanjut Elisabet mengatakan jika gempuran arus teknologi terutama internet yang begitu besar seperti saat ini mengakibatkan akses internet jadi semakin terbuka sehingga memungkinkan terjadinya penyalahgunaan oleh para remaja. Menurutnya, penyalahgunaan internet yang paling banyak dilakukan oleh remaja adalah mengakses konten-konten dewasa yang belum semestinya mereka konsumsi.
-
Digital literasi kunci utama terapkan internet sehat Kasus bullying lewat media online yang memiliki dampak tersendiri kepada korban menjadi salah satu fokus KPAI.
-
Pemkab Bone Bolango sosialisasikan internet sehat untuk pelajar Pengguna internet dari kalangan pelajar kian meningkat, Pemkab Bone Bolango, Sulawesi adakan sosialisasi internet sehat
-
Bagaimana mengatasi depresi di era media sosial? Kita harus menjadi warga internet yang cerdas.
"Maka dari itu, kami mengajak mereka (remaja) untuk menggali manfaat-manfaat positif dari teknologi internet, seperti mencari informasi bermanfaat untuk bisnis atau lainnya," kata Elisabet seperti dikutip dari Antara (16/10/15).
Sebagai bentuk nyata upaya pihaknya dalam mengedukasi remaja untuk memanfaatkan internet secara positif, diadakanlah seminar dan pelatihan dalam rangkaian Youth Media Festival 2015 yang diselenggarakan dari tanggal 16 hingga 18 Oktober 2015. Elisabet mengaku, nanti setidaknya ada 200 remaja dari seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan ini serta juga ada 30 pembicara baik dari kalangan pengusaha dan pemerintah yang dihadirkan.
RECOMMENDED ARTICLE
- Media sosial bisa pengaruhi keputusan perusahaan atau pemerintah
- Perilaku masyarakat modern merupakan lahan baru e-commerce
- Perhotelan di Bali mulai fokus tingkatkan kecepatan akses internet
- Kemkominfo: Media sosial jadi alat kampanye yang bersih
- Kemkominfo akui masih fokus garap standarisasi dunia maya
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar