Sukses dengan Liga Digital, APJII gelar Mobile Developers Gathering

Mobile Developers Gathering 2016 © 2016 LigaDigital
Techno.id - Liga Digital, sebuah kompetisi hasil kerja sama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia, Klik Indonesia, dan Teknopreneur Indonesia telah sukses digelar. Dari kompetisi ini lahirlah lima pemenang di masing-masing kategori yang dikabarkan siap meramaikan industri digital dalam negeri, antara lain aplikasi Solusi Matematika SD dari kategori edukasi, LiteBig Messenger dari kategori SosMed, aplikasi Upin & Ipin Demi Metromilenium dari kategori games, aplikasi RajaOngkir dari kategori produktivitas, dan aplikasi CekKTP dari kategori lain-lain.
Menindaklanjuti kesuksesan gelaran kompetisi ini, APJII dan rekanan lainnya dikabarkan telah menggelar Mobile Developers Gathering (MDG). MDG sendiri merupakan sebuah acara lanjutan untuk mempertemukan para pengembang aplikasi seluler dengan segenap pelaku industri dalam ekosistem industri digital.
-
Liga Digital Indonesia dorong pertumbuhan aplikasi lokal Agar aplikasi lokal lebih berkembang, APJII membentuk Liga DIgital Indonesia.
-
Orang Indonesia 'terlalu baik' karena membuat developer asing kaya Pembentukan Liga Digital Indonesia, salah satunya bertujuan untuk mengalirkan revenue ke developer lokal, bukan ke developer global.
-
Ajang ini bisa kembangkan kemampuan developer lokal makin kompetitif Banyak praktisi digital yang akan berbagi pengalaman
Dalam siaran pers yang diterima Techno.id (26/1/16), gelaran yang mengambil tema "Desain Roadmap Pengembangan Ekosistem Industri Mobile"ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat jejaring industri digital Tanah Air, wadah belajar dan menambah wawasan, serta wadah belajar menciptakan peluang dan membuat strategi bisnis.
Acara yang akan diselenggarakan di Universitas Bina Nusantara, Jakarta itu dihadiri oleh para petinggi di bidang industri kreatif seperti Triawan Munaf (Kepala Bekraf), Bambang Heru Tjahyono (Dirjen Aplikasi Informatika), Santoso Yudo Warsono (Direktur Inovasi Industri Kemenristekdikti), Dini Hanggandari (Kasubdit Industri TIK, Alat Perkantoran dan Elektronika Professional Direktorat Elektronika dan Telematik Kemenperin). Selain itu, ada Noor Iza (Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur e-Bussines Kemenkominfo), Jamalul Izza (Chairman APJII), Henri Kasyfi (Sekjen APJII), Dinoor Susatijo (Manager Open Innovation Management Div Digital Service Telkom Indonesia), Prof Harjanto Prabowo (Rektor Universitas Binus), Afan Galih Salman (Head of Program Mobile Apps& Tech SOCS Binus University), Adi Indrayanto (Advisor Board Pusat Mikroelektronika ITB), Natalie Ardianto (Tiket.com) dan Fajrin Rasyid (Bukalapak.com).
Suasana pelaksanaan Mobile Developers Gathering 2016 di Binus University
2016 Liga Digital
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara mengonversi gambar jadi teks yang dapat diedit di Microsoft Word, pakai AI lebih cepat & gampang
-
10 Cara mentransfer file dari iPhone ke PC Windows, pakai kabel atau tidak tak masalah!
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya