Turnamen Dota 2 berhadiah Rp 243 miliar diserang hacker

Ilustrasi logo resmi Dota 2 © 2015 freewallsource.com
Techno.id - Defense of the Ancients (Dota) 2 merupakan salah satu game multiplayer strategi yang sangat populer di kalangan gamer online. Valve Corporation selaku pengembang pun bahkan sanggup menggelar turnamen berhadiah hingga ratusan miliar.
Seperti turnamen internasional Dota 2 yang baru-baru ini digelar. Sayangnya, lomba berhadiah USD 18 juta atau setara Rp 243 miliar itu tak berjalan mulus. Ya, pertandingan tersebut sempat terganggu karena serangan DDoS (distributed denial-of-service) oleh hacker.
-
10 Meme DoTA 2 dan cinta ini bikin kamu ngakak sampai rampage Yang nggak suka nge-game, dilarang baca.. Dijamin roaming!
-
September 2015, player Dota 2 tercatat menurun 16 persen Salah satu penyebab dari menurunnya pemain Dota 2 ialah adanya Reborn Update.
-
Kabar baik, Dota 2 umumkan tampilan yang lebih fresh! Dota 2 Reborn Beta, hadirkan beberapa pembaruan terutama untuk tampilan dashboard yang diklaim jadi lebih segar dan memudahkan pemain.
Sebagaimana dikutip dari Business Insider, kejadian itu bermula ketika tim Evil Geniuses dan compLexity Gaming tengah bertanding. Saat itu, secara tiba-tiba proses permainan menjadi melambat (lag) hingga pada akhirnya terhenti sementara.
Setelah dilakukan pengecekan, Valve pun menemukan sebuah serangan DDoS di servernya. Adapun DDoS sendiri merupakan sebuah serangan yang dapat menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer server, sehingga mengakibatkan server tidak dapat menjalankan fungsi dengan semestinya.
Setelah mencoba mengatasi gangguan tersebut selama tiga jam, Valve akhirnya berhasil mengembalikan server ke dalam kondisi semula. Pertandingan pun akhirnya kembali dilanjutkan.
Sekadar informasi, Dota 2 memang merupakan game lanjutan dari DOTA versi pertama. Jika multiplayer di DOTA sudah dapat dimainkan hanya dengan cara mengaktifkan local area network (LAN), lain halnya dengan Dota 2. Dengan kata lain, pemain wajib terhubung dengan koneksi internet jika ingin bermain multiplayer.
Para analis game pun menilai, hal itulah yang justru merupakan kerentanan Dota 2 dari serangan para hacker. Mereka pun menyarankan Valve untuk menemukan solusi agar dapat melindungi server game dari berbagai serangan jahat seperti DDoS.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar