Uni Eropa tuduh Google monopoli layanan perbelanjaan di benua biru

Techno.id - Google Inc, baru-baru ini dilaporkan Uni Eropa telah melakukan sejumlah kecurangan. Uni Eropa menuduh Google mencurangi konsumen dan pesaingnya dengan mendistorsi hasil pencarian Internet, yang hanya menguntungkan layanan perbelanjaan milik Google.
Dilansir oleh Antara (16/4/15), tuduhan tersebut dilontarkan setelah Uni Eropa melakukan penyelidikan selama lima tahun dan diperkirakan mengubah aturan niaga di dunia maya. Bahkan, Uni Eropa juga telah melakukan penyelidikan terhadap sistem operasi Android, unsur kunci Google dalam mempertahankan pendapatan iklan di layanan seluler.
-
Bocor, inilah keuntungan yang didapat Google dari Android Informasi rahasia tersebut didapat setelah Google dimejahijaukan. Ada kasus apa sebenarnya?
-
Google ketahuan setor Rp13,9 triliun ke Apple, untuk apa? Dana sebesar itu kabarnya digunakan Google untuk mendapat hak atas mesin pencari default di iPhone.
-
Di Eropa, konsumen Android mulai beralih ke iOS Apple akan rilis iPhone versi baru, pasar Android di Eropa turun hingga 25 persen dari 29 persen di kuartal yang sama tahun lalu
Margarethe Vestager, Komisioner persaingan usaha Uni Eropa menjelaskan, pihaknya telah lama menerima sejumlah keluhan mengenai produk hasil pencarian Google terkait hotel, penerbangan, dan berbagai hal lainnya. Vestager menambahkan bahwa Google akan diberi sanksi jika terbukti memanfaatkan mesin pencari yang "hampir memonopoli" Eropa tersebut.
Komisi anti monopoli Uni Eropa berwenang memberi denda sampai 10 persen dari penjualan tahunan sebuah perusahaan. Dalam kasus Google persentase tersebut dapat bernilai sekitar Rp 8.585 triliun. Selain itu, jika Uni Eropa menemukan pelanggaran, mereka berhak untuk meminta perubahan aturan praktik bisnis sebagaimana terjadi tahun 2004 pada Microsoft dan tahun 2009 pada Intel.
Kendati demikian, Google membantah keras tuduhan Uni Eropa dan menyatakan bahwa pihaknya tetap menghormati prinsip kompetisi sehingga menguntungkan konsumen. "Android adalah pemain kunci yang memunculkan kompetisi dan memberi pilihan bagi konsumen. Produk ini jugamenekan harga menjadi semakin murah bagi semua orang (saat ini terdapat lebih dari 18.000 perangkat berbeda)," tulis Google dalam posting blog resminya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar