5 Informasi yang sebaiknya tidak kamu bagikan di media sosial, bisa mengundang tindak kejahatan

5 Informasi yang tidak boleh dibagikan di media sosial
4. Keluhan dan kata-kata kasar
-
5 Konten yang tidak boleh kamu bagikan di media sosial agar kamu tidak menjadi korban kejahatan siber Kamu rentan menjadi korban kejahatan siber
-
Cara berbagi foto di media sosial dengan aman, privasi terlindungi Dengan meningkatnya insiden pelanggaran data dan ancaman siber, menjaga privasi saat berbagi foto menjadi sangat penting.
-
9 Tips melindungi diri dari penipuan di media sosial, hindari membagikan informasi pribadi Penipu sering memikat korban dengan mengirim pesan yang tidak diminta
Media sosial bukanlah tempat untuk menyampaikan keluhan. Jika kamu ingin mengeluh tentang atasan, rekan kerja, atau kerabat, media sosial adalah tempat yang tidak tepat. Seseorang mungkin akan melihatnya dan memberi tahu orang tersebut, yang mengakibatkan situasi menjadi berantakan.
Saat ini sudah menjadi rahasia umum bagi perusahaan dan pemerintah untuk meninjau riwayat media sosial kamu saat melamar pekerjaan, izin, atau sejenisnya. Jangan membuat unggahan yang membuat kamu terlihat seperti orang yang buruk.
Sebagai alternatif yang lebih sehat, mengapa tidak membuat jurnal pribadi di mana kamu bisa mengomel sepuasnya? Apa pun cara yang pilih, menjaga kemarahan dari ruang publik media sosial adalah ide yang cerdas.
5. Pembelian barang baru yang mahal
Banyak orang senang membagikan foto-foto mainan baru mereka di media sosial. Apakah kamu baru saja membeli ponsel, laptop, mobil, TV, perhiasan, atau apa pun, sebaiknya tidak mempublikasikan pembelian tersebut di media sosial.
Memberi tahu bahwa kamu memiliki mainan baru yang mengkilap dapat mengundang orang ingin mencurinya atau mengambil keuntungan dari kamu dengan cara tertentu.
Meskipun media sosial dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk berbagi dengan teman-teman, namun kamu harus berhati-hati untuk membagikan konten, terutama yang terkait informasi pribadi yang dapat membuka peluang bagi serangan terhadap keamanan. Sebaiknya kamu berhati-hati dengan apa yang dibagikan di media sosial.
RECOMMENDED ARTICLE
- Cara membuat bitmoji di Snapchat agar tampilan profil kamu makin keren
- TikTok luncurkan efek baru untuk video selfie
- Tak lama lagi kamu dapat menonaktifkan tanda pesan telah dibaca di DM Instagram
- Sekarang kamu dapat menambahkan lirik lagu ke dalam Instagram Reels, begini caranya
- Simak 3 Manfaat menggunakan file foto JPEG 2000, bisa untuk media sosial hingga format cetak
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar