5 Prediksi ancaman keamanan digital di tahun 2016

Ilustrasi hacker © 2015 techno.id
Techno.id - Berbagai macam jenis cyber crime yang terjadi di sepanjang 2015 telah membuat prediksi di tahun 2016 mendatang kian memburuk. Menurut WatchGuard Technologies, ancaman keamanan digital di tahun depan diprediksi bakal semakin canggih dan ekspansif.
Dalam siaran persnya yang dirilis hari ini, perusahaan yang bergerak di sektor firewall itu merilis lima prediksi ancaman keamanan digital yang bakal terjadi di tahun 2016. Secara garis besar, hasil riset ini cenderung menyorot tren keamanan yang bersifat baru.
-
Waspadalah, hacker sudah mengincar teknologi-teknologi baru ini! Dari wearable gadget sampai mobil pintar, semuanya punya potensi untuk menerima serangan cyber.
-
Tahun 2014 malware terdeteksi meningkat dua kali lipat Tahun ini malware meningkat dari tahun sebelumnya. Sehingga, pada tahun 2015 kemungkinan besar ancaman malware akan terus meningkat.
-
Mengungkap macam-macam ancaman pada keamanan informasi digital Keamanan informasi digital semakin menjadi perhatian penting di era modern, di mana data dan informasi menjadi aset yang sangat berharga
"Lanskap ancaman keamanan digital terus berubah seiring para pelaku cyber crime yang terus mengembangkan berbagai metode baru dan lama untuk memperluas jangkauan mereka, mengeksploitasi pengguna, dan mencuri data berharga," ujar CTO WatchGuard, Corey Nachreiner.
"Untuk mendapatkan sistem keamanan yang lebih baik, kami merekomendasikan sejumlah praktik terbaik seperti menambah pelatihan karyawan (untuk menghadapi berbagai ancaman digital), hingga menggunakan berbagai teknologi keamanan internet terbaru," imbuhnya.
Jadi, apa saja prediksi ancaman keamanan digital yang bakal terjadi di tahun 2016 mendatang? Berikut daftar lengkapnya menurut WatchGuard Technologies.
- Jangkauan platform ransomware bakal semakin luas
- Serangan malware di platform iOS akan meningkat
- Malvertising dilengkapi dengan sistem enkripsi
- Pelaku cyber crime yang kian pandai
- Firmware dapat dimanfaatkan untuk menyerang Internet of Things (IoT)
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya