AMD dukung perkembangan start-up dan animator sejak dini

Ilustrasi logo AMD © 2015 softpedia.com
Techno.id - Pemerintah mulai menampakkan minat untuk mendukung industri teknologi lokal Indonesia, baik software maupun hardware. Dukungan yang diperlihatkan pemerintah disebut-sebut sebagai upaya agar Indonesia tak hanya sekadar dijadikan ladang pemasaran produk-produk dari berbagai vendor yang berasal dari luar Indonesia.
Frankie Widjaja sebagai Channel Sales Manager AMD International Sales Service Ltd., mengakui dukungan bagi pemain industri kreatif teknologi di Tanah Air sedang membanjir baik dari pemerintah maupun pihak lain. AMD sendiri mengklaim ikut mendukung pertumbuhan industri teknologi di Indonesia agar bisa lebih maju dan bersaing dengan pemain dari luar negeri.
"Kita akui industri kreatif digital di Indonesia sedang berkembang dengan sangat pesat dan banyak pihak memberi dukungan secara langsung ke para pelaku industri baik start-up animator atau developer. AMD punya cara lain untuk mendukung itu, kami ke sekolah dan kampus melakukan edukasi supaya tenaga kreatif dan inovatifnya tersedia," ungkap Frankie.
Menurut Frankie ketersediaan tenaga kreatif juga diperlukan dalam sebuah perkembangan industri teknologi dan digital di Indonesia. Pemikiran tersebut yang mendasari AMD lebih memilih tak menggelontorkan dukungannya secara langsung ke pemain industri.
"Kalau sudah punya start-up atau perusahaan animasi kan mereka sudah profesional biasanya mereka telah dilengkapi peralatan yang cukup. Nah, kita mau berusaha fasilitasi dari generasi muda yang notabene jadi benih industri kreatif berikutnya, kita mau berikan pembekalan sejak dini buat generasi muda Indonesia yang masih ada di dalam kelas," kata Frankie.
Tingkat SMA dan mahasiswa dianggap AMD paling pas untuk dibekali berbagai kemampuan dan keahlian yang bisa mendukung industri kreatif agar melahirkan aneka produk inovatif. AMD pun mengaku telah memiliki anggaran khusus untuk mendukung program pengembangan industri kreatif di Indonesia.
"Edukasi kita lakukan dari tingkat SMA dan mahasiswa. Kalau anak SMA kita kasih pelatihan dan pengenalan saja, tapi kalau yang mahasiswa biasanya kan mereka sudah ada program di kuliahnya yang AMD lakukan itu sharing, bikin pelatihan dan kompetisi mulai dari bikin aplikasi, game, animasi sampai overclocking komputer," tutup Frankie saat dijumpai Techno.id di Jakarta.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar