Apple: Kami tidak dapat mengakses iOS yang terkunci

Ilustrasi Apple © 2015 Shutterstock
Techno.id - Dalam beberapa waktu, Apple memang kerap kali meyakinkan para konsumennya akan hak-hak privasi mereka. Bahkan, perusahaan berlogo apel tergigit itu mengaku tidak bisa membantu hukum ketika produk buatannya sendiri telah 'diamankan' oleh sang pemilik.
Hak privasi ini pun kembali dibuktikan Apple ketika dimintai tolong oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) untuk membukakan akses iPhone yang terkunci untuk tujuan hukum. Kala itu, pengacara Apple dengan tegas menolak permintaan tersebut.
-
Apple tolak permintaan FBI, demi konsumen atau pemasaran? Pengadilan AS: Penolakan Apple hanyalah bentuk strategi pemasaran
-
Surat terbuka CEO Apple buat FBI ini bakal bikin kamu angkat topi Apple dengan tegas menolak permintaan tak masuk akal dari FBI yang dianggap bisa merugikan perusahaan, bahkan sampai pengguna iPhone di dunia.
-
Apple raih posisi pertama urusan menjaga privasi pelanggan Tak hanya unggul di produk, Apple ternyata juga digemari karena menjamin data privasi para penggunanya
"Memaksa Apple untuk mengambil data dalam kasus ini dapat mengancam kepercayaan antara Apple dan pelanggannya, dan secara substansial akan menodai brand Apple," ujar pengacara Apple sebagaimana dikutip dari Reuters (20/10).
Di pengadilan, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mengaku bahwa iOS 8 (atau lebih baru) telah diperkuat dengan salah satu metode enkripsi terbaik. Dan saat ini, perangkat iPhone yang menggunakan iOS 8 sudah mencapai lebih dari 90 persen.
Sementara itu untuk sisanya, Apple mengaku mampu mengakses data penggunanya dengan kisaran angka 10 persen. Namun tentu saja, Apple mengklaim tidak akan mengakses data 10 persen tersebut jika tidak dilengkapi dengan kewenangan hukum yang jelas.
Sebagai informasi tambahan, Apple saat ini tengah menjalani sebuah sidang dengan Departemen Kehakiman AS. Di sidang ini, pemerintah AS akan mencari tahu sekaligus menentukan apakah Apple nantinya akan dapat berkoordinasi dengan pemerintah untuk tujuan hukum.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar