Apple tolak permintaan FBI, demi konsumen atau pemasaran?

Ilustrasi Apple © 2016 enca.com
Techno.id - Apple dikenal sebagai salah satu perusahaan yang paling menjunjung tinggi hak-hak privasi konsumen. Permintaan lembaga sekelas FBI untuk membobol iPhone milik terduga teroris pun bahkan ditolak dengan tegas.
Kebijakan Apple jelas mengundang pro dan kontra. Perusahaan IT seperti WhatsApp, Google dan Facebook menyatakan dukungannya secara terbuka. Namun tidak demikian bagi pihak Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
-
FBI: Apple membuat banyak penjahat beralih ke iPhone Permintaan ditolak Hakim Federal New York, FBI ingatkan akan banyak penjahat bakal menggunakan iPhone
-
Facebook, WhatsApp, Twitter, hingga Snowden pun bersatu bela Apple Kubu oposisi FBI itu juga diisi oleh Google.
-
FBI bisa bobol iPhone, Apple: Buktikan kepada publik Klaim berhasil bobol iPhone, Apple tantang balik FBI untuk publikasi
Thom Mrozek, seorang juru bicara Kantor Kejaksaan California menuding bahwa penolakan Apple hanyalah bentuk strategi pemasaran. Pasalnya, lanjut Mrozek, penolakan tersebut justru dirilis Apple secara terbuka kepada publik.
"Daripada membantu upaya (pengadilan) dalam menyelidiki serangan teroris yang sangat mematikan, Apple justru meresponnya dengan penolakan yang dirilis kepada publik," ujar Mrozek sebagaimana dikutip dari VentureBeat (19/02).
"Meskipun secara teknis (Apple membobol iPhone itu) layak, mereka sepertinya hanya menolak karena didasarkan pada kepedulian model bisnis dan strategi pemasaran," sambung Mrozek.
Sejauh ini, Departemen Kehakiman AS masih mengajukan beberapa kali mosi guna memaksa Apple mematuhi perintah hakim. Proses pengadilan federal ini sendiri dijadwalkan akan kembali berlangsung pada 22 Maret 2016 mendatang.
RECOMMENDED ARTICLE
- Alami pesan 'Error 53'? Perbarui saja ke iOS 9.2.1
- Tingkatkan layanan, PayPal ubah tampilan aplikasinya pada ponsel
- Google harus mengakui kekalahannya dari pengembang asal Tiongkok
- iPhone 5SE dan iPad Air 3 akan diperkuat chipset A9 dan A9X
- Sekarang, pembeli smartwatch bahkan sudah banyak dari Swiss watch
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya