Begini cara memanfaatkan smartwatch untuk diagnosa dini kesehatan mental

foto: freepik.com/macrovector
Techno.id - Kesehatan mental menjadi sorotan masyarakat saat ini. Karena itu banyak dari mereka sudah menyadari betapa pentingnya kesehatan mental yang juga berdampak pada kesehatan fisik.
Karena itu diagnosa dini pada kesehatan mental juga sama pentingnya dengan diagnosa kesehatan fisik. Di era digital, diagnosa dini bisa dilakukan dengan menggunakan Smartwatch. Sebab, data-data yang diberikan smartwatch dapat membantu mendiagnosa kesehatan mental pengguna.
-
Google lebarkan sayap ke sektor kesehatan dengan jam tangan pintar Google menciptakan jam tangan pintar khusus untuk memantau kesehatan.
-
6 Alasan anak muda memilih jam tangan pintar untuk gaya hidup sehat Kamu bisa memanfaatkan gadget untuk memantau kebugaran
-
Jika tak waspada, smartwatch bakal mudah diretas hacker Apa yang dicari para hacker dan bagaimana cara mereka meretas smartwatch Anda?
Awalnya, smartwatch dirancang hanya untuk memantau aktivitas fisik seperti jumlah langkah yang diambil pengguna, kondisi denyut jantung, dan kondisi tidur. Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, smartwatch saat ini memiliki kemampuan membantu melacak berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan mental.
Maklum, perangkat ini dilengkapi berbagai sensor yang memungkinkan untuk mengumpulkan data secara berkelanjutan sepanjang hari. Sensor-sensor ini meliputi pemantauan detak jantung, akselerometer, dan gyroscope. Data yang dikumpulkan sensor-sensor tersebut kemudian diolah menggunakan algoritma cerdas untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan mental pengguna.
Pertama, pemantauan detak jantung dapat memberikan indikasi awal tentang keadaan emosional seseorang. Dalam situasi tertekan atau cemas, detak jantung cenderung meningkat. Dengan memantau detak jantung pengguna secara real-time, smartwatch dapat mendeteksi pola yang tidak biasa atau fluktuasi yang signifikan yang dapat mengindikasikan adanya masalah kesehatan mental.
Magang: Millenia Ramadita
RECOMMENDED ARTICLE
- Huawei luncurkan Smartband 8 dengan desain mirip smartwatch, makin tipis dan ringan
- Mengenal Biohacking, optimasi kesehatan manusia dengan teknologi
- Apple watch terbaru dikabarkan bakal menggunakan prosesor anyar
- Apple Watch selamatkan wanita dari pecah pembuluh darah, ini penjelasannya
- Casio rilis G-Shock ringan dilengkapi algoritma polar untuk analisa pelatihan
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya