Berada di puncak kejayaan, aplikasi Go-jek diterpa banyak kontroversi

Pengemudi Go-jek © 2015 go-jek.com
Techno.id - Ketika sudah berada di puncak itu pasti ada saja yang ingin menjatuhkan. Hal ini juga dialami oleh aplikasi Go-jek yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan media atas kepopulerannya dalam hal transportasi.
Berawal dari sikap Gubernur DKI Jakarta, Ahok yang mendukung para tukang ojek untuk bergabung dengan aplikasi tersebut. Sontak, sikap baik Ahok itu justru dikritik oleh Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan.
-
Go-jek bakalan jadi aplikasi resmi Smart City Jakarta "Terus terang, aplikasi ini memang dinilai berguna bagi masyarakat, setidaknya para pengemudi ojek sekarang terdaftar dan terpercaya."
-
Pemerintah 'restui' Go-Jek majukan transportasi Indonesia Pemprov DKI dan Transjakarta dukung Go-Jek jadi layanan transportasi massal se-Jabodetabek
-
Pro dan kontra Menteri Jonan larang transportasi online Setiap kebijakan pastinya akan ada pro dan kontra, begitu pula dengan aturan Menteri Perhubungan yang baru saja melarang transportasi online
Menurutnya, pernyataan Ahok melanggar aturan yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Umum Orang dan Barang. Dalam UU tersebut sepeda motor bukan digunakan untuk angkutan umum orang dan barang.
Shafruhan mengatakan bahwa UU tersebut perlu direvisi. Pasalnya, meski Go-jek merupakan aplikasi, tapi dalam penerapannya saat ini Go-jek menjadi sarana angkutan umum orang dan barang, seperti yang dilansir Merdeka (16/6/15).
"UU yang mengatur hal itu seharusnya direvisi. Kalau sudah direvisi, maka ditetapkan sebagai Peraturan Pemerintah dan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kalau sudah seperti itu, kan nanti Go-jek platnya harus kuning bukan lagi hitam," paparnya saat dihubungi Merdeka.com melalui sambungan telepon.
Terkait persoalan ini, ketika bos Go-jek, Nadiem Makariem dimintai keterangannya, ia belum mau memberikan komentarnya. "Mohon maaf saya lagi di luar negeri saya akan komen setelah kembali," katanya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya