Berbagai faktor yang perlu kamu ketahui mengenai CPU, otak dari sebuah komputer

CPU
Pentingnya mengelola panas dari CPU
-
Processor menurut arti, fungsi, jenis dan cara kerjanya Processor merupakan otak komputer, sehingga sangat penting dan harus teliti dalam memilih komputer.
-
Macam-macam perangkat keras komputer yang wajib diketahui Perangkat keras komputer, atau yang sering disebut hardware, adalah komponen fisik yang membentuk sebuah sistem komputer.
-
Mengenal E-Cores dan P-Cores pada prosesor intel, ketahui perbedaannya biar nggak salah beli Penggunaan dua jenis core dalam satu CPU memberikan keuntungan utama pada penggunaan daya
Heat sink, pendingin cair, dan kipas adalah semua hal yang berkaitan saat merakit komputer. Seperti kebanyakan elektronik, komputer menghasilkan panas. Prosesor, khususnya, dapat mencapai suhu lebih dari 38 derajat Celcius saat bekerja, meskipun suhu di bawah 79 derajat Celcius biasanya dianggap aman.
CPU kamu mungkin terlalu panas jika menggunakan program intensif, dan mungkin tidak akan melebihi 65 derajat Celcius jika menjalankan aplikasi seperti game Call of Duty, Adobe Premiere Pro, atau Adobe After Effects.
Beberapa pengguna ingin mendapatkan setiap bit daya dari CPU mereka yang ditawarkannya. Untuk ini, mereka melakukan overclock, meningkatkan kinerja komputer. Meskipun overclocking PC gaming kamu berfungsi, ada beberapa risiko karena untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik, CPU harus menarik lebih banyak daya.
Menggunakan lebih banyak daya berarti peningkatan suhu, yang akan menurunkan kinerja CPU dari waktu ke waktu, terutama jika CPU sering bekerja pada beban yang begitu tinggi. Baik itu melalui pendingin cair atau udara, CPU membutuhkan sesuatu untuk menyerap panasnya dan mendistribusikannya ke seluruh komputer.
Manajemen panas yang efektif sangat penting untuk membantu CPU berjalan lebih baik. Pendingin CPU itu penting, tetapi kipas tambahan di sekitar casing komputer tidak boleh diabaikan. Menempatkan kipas dan memilih arah tiupan kipas tersebut membantu mengurangi kenaikan suhu dan akan memperpanjang masa pakai prosesor.
RECOMMENDED ARTICLE
- Intel Core Ultra PC mendapatkan model AI yang lebih optimal, termasuk Stable Diffusion
- Qualcomm rilis Snapdragon X Plus, prosesor terintegrasi khusus untuk aplikasi berbasis AI on-device
- 5 Tips untuk merakit PC pertama, perhatikan pemasangan tiap komponen agar bisa bekerja secara normal
- AMD hadirkan prosesor Ryzen Pro baru untuk laptop dan desktop dengan kemampuan AI
- Intel mengungkapkan persyaratan perangkat Microsoft untuk PC AI generasi berikutnya
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar