Distributor gadget resmi gelisah, banyak smartphone tak berizin

Ilustrasi online shop © 2015 mangpor2004 / Shutterstock.com
Techno.id - Maraknya penjualan smartphone tak berizin di Indonesia membuat distributor resmi menjadi gelisah. Pasalnya, sekarang ini banyak sekali smartphone yang belum dijual resmi di Indonesia tetapi sudah dijual di toko-toko online. Hal inilah yang menjadikan distributor resmi seperti Erajaya Group tak terima.
Smartphone yang dijual tanpa izin itu tidak hanya merugikan Erajaya Group, melainkan juga merugikan pemerintah. Oleh karena itu, Direktur & Marketing Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo meminta agar pemerintah ikut turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini.
-
Mengapa Anda tak perlu khawatir beli smartphone online di Indonesia? Setidaknya, dua marketplace terkemuka sudah mencoba menjamin keaslian produk yang dijual semaksimal mungkin.
-
idEA : Ponsel tak berizin beredar tak hanya di situs online Tak bisa dipungkiri, banyak gerai offline yang juga menjual ponsel tak berizin.
-
Kuatnya dolar tak pengaruhi daya beli smartphone di Indonesia Selain karena variasi produk smartphone lebih banyak dan makin berkualitas, ponsel pintar sudah menjadi bagian dari gaya hidup.
Sebenarnya, peraturan untuk menindak toko online 'nakal' itu sudah ada, tetapi pemerintah belum bertindak tegas untuk menumpas pelanggaran tersebut. Akibatnya, semua kalangan yang menjual gadget secara resmi akan dirugikan, begitu juga pemerintah.
Pihak Erajaya Group juga tak bisa menindak mereka secara langsung karena yang lebih pantas melakukan itu adalah pemerintah. Pemerintah memiliki kendali regulasi untuk menyatakan sikapnya atas persoalan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Merdeka (25/11/2015).
"Kita tidak dalam kapasitas untuk mengomunikasikan hal itu kepada mereka. Satu sisi toko-toko online itu adalah partner kita, dalam penjualan kita juga sering punya lapak di toko online mereka. Tetapi kalau partner kita yang jual di toko online tersebut, kan larinya juga ke kita dan tidak ada masalah. Jadi, memang yang seharusnya ngomong semestinya regulator, memberikan pemahaman ini loh ada aturannya mengenai hal ini," jelasnya.
RECOMMENDED ARTICLE
- Selain software developer, profesi ini dicari industri e-commerce
- Festival Belanja Online 2015 targetkan transaksi penjualan Rp100 M
- Cinta Indonesia? Beli produk handmade lokal berkualitas di sini dong!
- Menelusuri tiga tantangan utama pengembangan e-commerce di Indonesia
- Tips aman berbelanja gadget secara online
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya