Dorong komunitas e-Sports naik kelas, Garena Indonesia gelar turnamen Free Fire untuk pelajar

foto: techno.id/yani andriyansyah
Techno.id - Bukan rahasia lagi jika saat ini untuk berlaga di turnamen e-Sports profesional menjadi impian hampir semua anak muda. Namun bukan perkara gampang untuk menjadi pemain pro. Banyak yang harus merangkak dari tim komunitas sebelum menjadi tim profesional.
Sayangnya, turnamen untuk tim-tim komunitas masih sangat sedikit dibanding kompetisi di tingkat profesional. Alasan inilah yang membuat Garena Indonesia menggelar kompetisi Free Fire untuk pelajar SMP dan SMA, Sabtu (12/8/2023). Menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Garena mendukung penyelenggaraan Kemenpora Fun Match.
-
6 Fakta rangkaian turnamen Free Fire Fall Season 2020, Booyah! Turnamen survival game ini diikuti sekitar 2 juta atlet di seluruh Indonesia yang akan beradu strategi
-
Garena gelar Game Jam 2023, ada kompetisi, kolaborasi, dannetworking untuk developer muda Selain berkompetisi, para peserta mendapatkan sesi mentoring dan sharing langsung dengan tim developer Garena
-
8 Tim ini siap bertarung untuk wakili Indonesia di ajang internasional Turnamen ini hadiah totalnya hampir setengah miliar rupiah lho
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo saat meninjau kompetisi Free Fire di Ruang Teater Wisma Kemenpora mengatakan, e-Sports saat ini sudah menjadi ajang untuk menempa talenta-talenta berbakat di dunia game. Secara pembinaan, e-sports sudah makin maju begitu juga dengan sisi industrinya, di mana atlet-atletnya juga bisa sejahtera.
Kompetisi Free Fire ini diikuti 15 tim dari siswa SMP dan SMA serta dua tim dari kementerian yakni Kemenpora dan Kemenkop UMKM. Kompetisi ini dimenangkan SMA Angkasa 1 setelah menggugurkan SMK 6 Jakarta dengan skor 2-0 dalam pertandingan mode Clash Squad dengan sistem (best of three). Sementara posisi ketiga ditempati SMK Pandawa Budi Luhur. Hadiah yang disediakan dalam kompetisi ini mencapai jutaan rupiah.
Menpora Dito menekankan kepada para pelajar tetap memprioritaskan pelajaran sekolah. Jangan sampai karena serius bermain game menjadikan nilai-nilai di sekolah jeblok. Garena mempertandingkan Free Fire karena ini merupakan salah satu game elektronik kompetitif. Sebagaimana kegiatan olahraga lainnya, Menpora Dito mengatakan pemenang dari kompetisi ini akan mendapat pembinaan.
RECOMMENDED ARTICLE
- Tecno resmi luncurkan Pova 5 Series 5G Edisi Free Fire di Indonesia, jajaran ponsel ultra gaming
- Garena siap gelar Youth Championship 2023, turnamen e-Sports Free Fire untuk pelajar
- Spiderman: Across the Spider Verse bakal hadir di Free Fire, makin seru mencapai Booyah!
- Tim “kuda hitam” Genesis Dogma SF sukses menjuarai Free Fire Master League Season 7
- Cara mudah mengatasi akun Free Fire terkena suspend, perlu pakai Facebook
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar