e-Commerce bantu dongkrak pendapatan iklan TV

Ilustrasi e-commerce © 2016 boyerlawfirm.com
Techno.id - Kondisi ekonomi nasional Indonesia yang tengah 'galau' di tahun 2015 berakibat pada perlambatan ekonomi. Hal itu juga menyebabkan belanja iklan melalui media televisi mengalami penurunan sepanjang tahun buku 2015 yang baru saja berakhir.
Dari data Adstensity 2015 bisa dipastikan bahwa belanja iklan TV tahun 2015 mengalami penurunan. Pada 2014 lalu pendapatan iklan TV menembus Rp 99 Triliun. Namun tahun ini hanya mencapai Rp 72,5 triliun atau mengalami penurunan sebesar 26,7 persen dibanding tahun lalu.
-
Dibanding ritel online lain, Tokopedia paling 'boros' beriklan di TV Sepanjang kuartal ketiga 2015 ini, belanja iklan Tokopedia mencapai 186,129 milliar.
-
Ekonomi negara melambat, pendapatan iklan TV melorot Pendapatan stasiun TV nasional tahun 2015 bahkan tidak mencapai setengah jika dibandingkan dengan tahun 2014
-
Lippo Group ingin menang di bisnis e-commerce Indonesia Dengan segala talenta andal, Lippo Group menargetkan penjualan di MatahariMall.com bisa mencapai US$ 1 miliar dalam tempo tiga tahun ke depan.
Seperti prediksi yang diungkap Adstensity bulan November lalu, pendapatan iklan TV ini jauh meleset dari yang ditargetkan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI). Persatuan itu memprediksikan belanja iklan TV nasional untuk tahun 2015 mencapai Rp 113,5 triliun. Dengan data riil 2015, target belanja iklan TV hanya tercapai 63,8 persen.
Penyebab dari penurunan belanja iklan bisa jadi karena memburuknya kurs tukar rupiah terhadap dolar Amerika pada 2015 lalu. Akibatnya, sebagian besar industri terpaksa menghemat belanja iklan mereka. Hal ini nampak pada industri otomotif yang paling terpengaruh dengan situasi ini. Sebaliknya kondisi itu tak berlaku pada industri e-commerce yang justru mencuat pada 2015.
Menariknya, industri e-commerce sedang mengalami pertumbuhan pada tahun 2015 mempengaruhi belanja iklan di televisi. Para pemain di industri ini semakin bertambah dan mau mengeluarkan biaya pemasaran melalui iklan TV. Bila sebelumnya hanya ada Lazada dan Tokobagus, kini ada Tokopedia, Olx, Bukalapak, Blibli, MatahariMall, Traveloka, Trivago dan lain-lain.
Persaingan di antara brand-brand inilah yang menyebabkan belanja iklan sektor e-commerce tumbuh di 2015. Pemain baru di industri e-commerce menggebrak dalam pasar iklan e-commerce. Sebagai contoh MatahariMall.com (berdiri pada 17 Maret 2015) langsung menjadi pemain yang patut diperhitungkan.
Dalam rentang sembilan bulan belanja iklan MatahariMall.com menembus Rp 83,48 miliar. Meski demikian para pemain lama di sektor e-commerce seperti Tokopedia, traveloka atau OLX masih merajai belanja iklan TV sektor e-commerce. Ke depan dengan makin ketatnya kompetisi, belanja iklan sektor e-commerce akan naik.
Data yang diungkap Adstensity diolah berdasarkan rekaman semua iklan tvc di 13 stasiun tv nasional yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV,TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TV One, ANTV, KompasTV, Net TV, dan TVRI. Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto.
RECOMMENDED ARTICLE
- Lampaui 1 juta unduhan, Shopee ingin bahagiakan anak-anak panti asuhan
- Bukalapak.com kasih gratis ongkos pengiriman di akhir tahun
- Tahun kedua, Elevenia optimis raih peningkatan penjualan 3 kali lipat
- Mau jual gadget bekas? Kunjungi saja 5 marketplace berikut
- Kaspersky: Penjahat cyber mulai mengintai konsumen belanja online
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya