Garap smart card Trans Metro Bandung, Telkom gandeng pabrikan Jepang

Ilustrasi logo Telkom Indonesia © 2015 techno.id
Techno.id - Dipercaya untuk menggarap pengadaan smart card layanan transportasi Trans Metro Bandung (TMB), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dikabarkan bakal menggandeng perusahaan teknologi asal Jepang, Sony Felica. Kerja sama ini, menurut Indra Utoyo Direktur Inovation & Strategic Portofolio Telkom nantinya akan fokus pada implementasi teknologi Near Field Communication (NFC) di smart card TMB.
Seperti dilansir oleh Antara (15/10/15), sistem layanan NFC yang bakal diterapkan ini juga akan melibatkan pemerintah Kota Bandung sebagai otoritas yang memiliki kebijakan dalam pengembangan transportasi massal TMB di kota tersebut.
-
Gunakan teknologi NFC, D-Tap bidik 80 persen pengguna smartphone Kerja sama dengan perusahaan Jepang Sony Felica, Indosat hadirkan layanan pembayaran berbasis teknologi NFC
-
11 Fungsi teknologi NFC pada smartphone, pembayaran digital jadi mudah NFC dapat bekerja apabila terdapat dua jenis perangkat yang tersambung.
-
Telkomsel bantu pemerintah salurkan bantuan sosial secara digital "Uji coba T-cash akan dilakukan bersama TNP2K di sejumlah lokasi untuk mendistribusikan bantuan sosial dari pemerintah dan subsidi..."
"Ini akan menjadi proyek sistem NFC pertama di Indonesia. Ya, nantinya penumpang TMB akan seperti penumpang commuter line di Jakarta," ujar Indra.
Suprayitno Project Director IPTS PT Telkom mengungkapkan, untuk mengawali program kerja sama ini akan ada 2000 smart card yang diluncurkan mulai bulan November. Ke-2000 smart card tersebut nantinya bisa digunakan di lebih dari 10 armada TMB yang bakal melayani kebutuhan transportasi warga Bandung.
Suprayitno juga menambahkan, proyek smart card ini nantinya juga diharapkan dapat mendukung program Bank Indonesia dalam menggalakkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Menurutnya, dengan penggunaan smart card ini maka penggunaan non tunai yang baru mencapai angka 20 persen dari peredaran uang Rp2,7 triliun dapat ditingkatkan.
Sementara itu, Senior General Manager Felica Business Division Sony Corporation Kazuyuki Sakamoto menegaskan jika teknologi NFC yang digunakan pada smart card TMB itu memiliki tingkat keamanan yang sangat baik karena dibekali teknologi NF dan IC Chip nirkontak yang dikembangkan oleh Sony.
"Smart card hanya bisa digunakan oleh pemiliknya saja, bila jatuh atau hilang tidak akan bisa digunakan oleh selain pemiliknya karena kartu bersifat personal," jelas Sakamoto.
RECOMMENDED ARTICLE
- Layanan Indihome Telkom siap sambut era internet serat optik Indonesia
- Telkom dirikan kampung UKM digital
- Triwulan tiga 2015, Telkom sudah salurkan dana bergulir Rp 2,6 miliar
- Telkom hibahkan 13 BLC pada Pemkot Surabaya, apa alasannya?
- Rangkul T-System, Telkom berencana modernisasi bandara di Indonesia
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar