Google rilis chatbot AI pesaing ChatGPT bernama Bard, cek faktanya

Bard google
Menggunakan model LaMDA
-
7 Keunggulan Google Bard AI yang tidak dimiliki oleh ChatGPT Bard memiliki kemampuan untuk menggenerasi teks, menerjemahkan, coding, dan menyediakan informasi terbaru.
-
Chatbot AI Google Bard kini mendukung lebih dari 40 bahasa, termasuk Indonesia Bard juga menambah beberapa fitur baru
-
Chatbot AI Bard Google mendapat perubahan besar, rebranding jadi Gemini Bard akan sepenuhnya diganti namanya menjadi Gemini
foto: blog.google.com
Bard merupakan hasil pengembangan dari program model LaMDA atau Language Model for Dialogue Applications. Sebuah model bahasa untuk aplikasi percakapan. LaMDA dipercaya membutuhkan lebih sedikit daya komputasi, sehingga dapat digunakan oleh banyak orang.
Tak hanya LaMDA, Pichai mengungkapkan bahwa terdapat teknologi AI terbaru dari Google seperti, PaLM, image generator Imagen, dan kreator musik MusicLM yang diterapkan dalam mesin pencarinya. Support dari AI untuk Bard akan dapat merangkum informasi kompleks dan beberapa sudut pandang dalam format lebih dipahami penggunanya.
Fungsi masih menjadi misteri
foto: blog.google.com
"Informasi ini akan digali dari beragam situs web, dan Bard bakal memberikan informasi terkini dengan gaya respons yang alami," imbuh Pichai.
Pichai belum memberikan penjelasan bagaimana cara menggunakan Bard. Namun ia telah mengumbar tampilan awal dari platform AI ini. Bard ternyata dapat diakses melalui suatu kolom pencarian atau search bar. Dalam kolom terdapat tulisan "What's on your mind?". Tentu kolom tersebut cukup mirip dengan search bar yang ada di situs pencarian Google.
Nantinya pengguna dapat memasukkan pertanyaan maupun perintah sesuai kebutuhan. Setelah itu, Bard akan menampilkan jawaban dengan bahasa lebih mudah dipahami, layaknya melakukan chatting bersama seseorang.
Pichai menambahkan, Bard akan bisa digunakan untuk berbagai hal seperti merencanakan suatu acara, membandingkan film, mencari resep makan siang, hasil penemuan-penemuan baru, dan masih banyak lagi.
Masih dalam tahap uji coba
Sampai saat ini, Bard belum bisa digunakan secara publik. Bahkan Pichai belum memberikan informasi di mana pengguna dapat mengakses dan menggunakan Bard. Pasalnya, Bard tengah dalam uji coba, dan baru dijajal oleh sejumlah penguji, dari tim pihak ketiga terpercaya Google.
Melansir dari Search Engine Land, penguji dari Bard diambil secara acak oleh tim pihak ketiga Google. Penguji berasal dari kategori demografi pengguna yang berbeda. Tugas dari penguji ini juga untuk meningkatkan berbagai layanan dan produk Google sebelum meluncur. Tujuannya, agar produk dapat digunakan secara maksimal tanpa memiliki masalah saat diluncurkan ke pengguna.
Lebih lanjut, Pichai berujar bahwa Google berencana membuat alat berbasis kecerdasan untuk kreator dan perusahaan dalam beberapa bulan ke depan. Bard hanya sebuah awal penggunaan dari penerapan LaMDA. Google berencana menggunakan platform AI lainnya.
RECOMMENDED ARTICLE
- Google segera rilis rival ChatGPT, ini teknologi AI yang akan diterapkan
- Open AI umumkan ChatGPT API bakal masuk waitlist, ini penjelasan lengkapnya
- 7 Peluang bisnis yang memanfaatkan kecanggihan AI, gratis tanpa modal
- Open AI luncurkan versi baru ChatGPT Plus, ini bedanya dengan versi reguler
- 7 Dampak positif dan negatif penggunaan ChatGPT, bikin pekerjaan jadi lebih mudah
HOW TO
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
-
15 Solusi ampuh atasi signal HP lemah saat mudik ke pedalaman, santai tetap bisa internetan lancar
TECHPEDIA
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
-
Israel pakai spyware serang WhatsApp, targetkan lebih dari 100 jurnalis dan aktivitis
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar