Indonesia akan gunakan imunoterapi untuk melawan kanker

Metode imunoterapi untuk melawan kanker © 2015 wikimedia.org
Techno.id - Kanker merupakan penyakit yang selalu menghantui semua orang. Penyakit ini tak pandang bulu dalam menyerang para korbannya. Para ilmuwan di seluruh dunia sedang mencari obat yang tepat untuk memusnahkan penyakit berbahaya ini. Sampai saat ini, dunia kedokteran masih mengandalkan kemoterapi dan radiasi untuk menghambat laju pertumbuhan sel kanker.
Para dokter tidak pernah angkat tangan untuk melawan penyakit yang satu ini. Menurut pendiri Kalbe Farma, Dr Boenjamin Setiawan, "Sebenarnya ada cara lain yang biasa disebut dengan imunoterapi. Cara ini diyakini bisa memperlambat pembelahan sel-sel kanker dalam tubuh pasien," seperti yang dikutip dari Merdeka (4/5/2015).
-
Orang Indonesia berhasil ciptakan alat pembunuh sel kanker Penyakit kanker di Indonesia masih memprihatinkan, doktor asal Indonesia justru sukses ciptakan alat terapi pembunuh sel kanker
-
Profesor ini temukan vaksin kanker dan berhasil sembuhkan 1 pasien Vaksin ini bekerja layaknya vaksin untuk polio atau campak dengan mengandalkan salah satu sel yakni sel T untuk membunuh bakteri.
-
Brilio! Ilmuwan temukan cara mengubah sel kanker menjadi sel normal Belum ditemukan obat ampuh untuk penyakit kanker. Ilmuwan Florida ini mencoba mengubah sel kanker menjadi sel jinak.
Imunoterapi bekerja dengan mengambil serum dari plasma darah yang mengandung antibodi, kemudian serum itu diperbanyak dan disuntikkan kembali ke dalam tubuh. "Dengan begitu sebenarnya tubuh sendiri yang melawan penyakit itu dengan antibodi dari dalam tubuh," jelasnya.
Ini bisa dianalogikan seperti seekor anjing pelacak yang ditugaskan untuk menangkap gembong narkoba. Nah, sel-sel yang disuntikkan kembali ke dalam tubuh ini mirip dengan hal itu yakni mencari sel-sel kanker kemudian memusnahkannya.
"Jepang sudah menjalankan cara ini dan sangat maju sekali. Oleh karena itu, Indonesia juga harus segera merasakan manisnya pengobatan ini. Kita akan mempelajari cara ini lebih jauh dengan mengundang para ahli imunoterapi di dunia," ujarnya.
RECOMMENDED ARTICLE
HOW TO
-
Cara login WhatsApp Web tanpa menggunakan HP, simpel dan aman dengan trik ini
-
10 Aplikasi Android penghitung kalori demi diet aman saat Idul Fitri, jangan sampai gagal
-
10 Game Android Seru untuk 4 pemain atau lebih ini dijamin bikin silahturahmi makin asyik
-
10 Gaya selfie seru bersama sahabat saat mudik lebaran, kangen langsung hilang!
-
20 Cara antisipasi agar HP tetap bisa internetan saat perjalanan mudik, bikin hati jadi tenang
TECHPEDIA
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya
-
Bocoran Smartphone Samsung layar lipat tiga, dari HP kecil jadi tablet layar lebar
LATEST ARTICLE
TECHPEDIA Selengkapnya >
-
Cara download game PS2 dan PS3 di laptop dan HP, bisa main berdua
-
10 Fitur canggih iPhone 16E, bakal jadi HP Apple termurah di bawah Rp 10 juta?
-
10 HP Xiaomi in bakal kebagian AI DeepSeek, bisa kalahkan AI dari Google atau ChatGPT?
-
Waspada, undangan pernikahan palsu lewat HP ini berisi virus berbahaya